Ini Penjelasan Kasat Lantas Terkait Remaja 15 Tahun yang Tewas Tergilas Grader di Paceda

Ini Penjelasan Kasat Lantas Terkait Remaja 15 Tahun yang Tewas Tergilas Grader di Paceda

Foto - Kasat Lantas Polres Bitung, AKP. Riyan Wahyuningtiyas, SIK

SULUTDAILY||Bitung-Nasib naas menimpa seorang remaja 15 tahun asal Maumbi, Minahasa Utara, bernama Junior tewas ditempat akibat terlindas kendaraan berat grader di Kelurahan Paceda, Kecamatan Madidir, ada hari Jumat (01/12/2023).

Kasat Lantas Polres Bitung, AKP. Riyan Wahyuningtiyas, SIK, saat dikonfirmasi membenarkan akan kejadian tersebut,

“Yah benar telah terjadi kecelakaan yang menyebabkan satu orang meninggal dunia,” ungkap lulusan Akpol tahun 2012 ini.

Dia juga menjelaskan bahwa, hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), dari hasil wawancara kepada sopir tronton Hino yang berinisial AK (32) menjelaskan bahwa usai menurunkan grader, tronton yang dikendarainya masih dalam keadaan hidup dan terparkir di bahu jalan,

“Jadi kendaraan yang dibawa AK masih terparkir dalam keadaan hidup dan didalam kendaraan ada 2 orang helper yang salah satunya ada si korban. Kemudian supir tronton melihat grader mulai meluncur kearah mereka, dan melihat operator grader melipat dari grader karena sudah mulai melaju dan tidak bisa dikendalikan,” kata Riyan.

Lanjutnya, “Kemudian 2 orang helper melopat keluar untuk menghindari tabrakan, namun naas menimpa junior saat dia melompat, grader pun mendahuluinya dan melindas dirinya hingga mengakibatkan meninggal dunia di TKP,” jelas Riyan.

Namun untuk sekarang kami masih mempunyai data awal, nanti akan kami beritahukan lebih lengkap lagi usai selesai melakukan pengumpulan baket (Pulbaket),

“Jadi ini baru data awal saja, untuk kejadian yang terjadi sekitar pukul 13.40 wita belum kami ketahui, apakah ini kecelakaan tunggal atau kecelakaan kerja,” wanita kelahiran Jawa Tengah ini.

Dirinya juga mengingatkan kepada warga kota Bitung untuk selalu mentaati rambu-rambu lalu lintas, dan bagi orang tua untuk lebih mengedepankan keselamatan anak-anaknya,

“Bulan November yang baru saja dilalui sudah banyak terjadi laka-lantas tinggal yang menyebabkan korban meninggal dunia, untuk itu kami menghimbau kepada para orang tua agar lebih sadar akan keselamatan anak-anaknya yang belum memiliki SIM, apalagi tidak menggunakan helm,” tutup Riyan saat dikonfirmasi oleh sejumlah wartawan di Polres Bitung.

(romo)

CATEGORIES
TAGS
Share This