Ketua Komunitas Likupang Raya Berharap Vaksinasi Cepat Terlaksana

Ketua Komunitas Likupang Raya Berharap Vaksinasi Cepat Terlaksana

Sulutdaily, Likupang – Ketua Umum Komunitas Likupang Raya (KLiR) Arnold Nelwan Sompie berharap pelaksanaan dua tahap vaksinasi bagi masyarakat di Kabupaten Minahasa Utara (Minut) bisa cepat terlaksana. Ia pun mengimbau agar masyarakat bekerjasama dengan pemerintah sebagai pelaksana vaksinasi gratis yang dilaksanakan di desa-desa agar sesuai jadwal dan berlangsung tertib.

Vaksinasi oleh Puskesmas Likupang Timur beberapa waktu lalu. (Foto: ist)

“Dalam vaksinasi saat ini sering terjadi antrian panjang dan hal ini harus dijaga bersama agar supaya tidak menjadi pusat penyebaran saat antre untuk vaksin. Kami mengimbau masyarakat taat protokol kesehatan demi keamanan bersama,” ungkap Arnold, Jumat (16/07/2021).

Pihaknya juga mengimbau agar masyarakat bersabar terkait kabar stok obat -vaksin- yang sempat kosong. Menurutnya hal ini wajar terjadi karena semua daerah bahkan negara di dunia ini, berlomba-lomba melakukan vaksinasi karena beberapa negara di Eropa sudah berhasil melakukan dua kali vaksinasi dan sekarang sudah cukup menekan penyebaran virus covid19 yang mematikan ini.

“Sewaktu final piala Euro lihat saja penonton di stadion tidak menggunakan masker dan tidak lagi menjaga jarak. Mereka sukses dengan program vaksinasi dan tentu saja itu membuat banyak masyarkat saat ini berlomba-lomba supaya bisa divaksin. Bahkan ada yang rela membayar jasa vaksin,” ungkap pria berkacamata ini.

Sementara itu, Sekretaris KLiR Eric Fanno Rondonuwu mengatakan sebaiknya pemerintah terkait lebih transparan terkait data jumlah pasien yang positif di setiap desa. Hal ini untuk menekan penyebaran karena pasien positif sebaiknya mengisolasi diri.

“Masyarakat sudah tidak sepanik dulu ketika mengetahui ada yang positif. Hanya saja sebaiknya pasien yang ternyata positif sadar diri untuk melakukan isolasi mandiri termasuk dengan KERT. Itulah mengapa sebaiknya ada transparansi soal jumlah warga yang positif di setiap desa. Apalagi sekarang sudah ada pembatasan aktivitas supaya kesadaran masyarakat lebih tinggi untuk tidak menjadi penyebar virus,” kata tokoh masyarakat Likupang ini. (*)

CATEGORIES
TAGS
Share This