BI Optimis Pertumbuhan Ekonomi Syariah di Sulut

BI Optimis Pertumbuhan Ekonomi Syariah di Sulut

SULUTDAILY|| Manado- Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) mendorong pertumbuhan ekonomi dan keuangan syariah di bumi nyiur melambai dengan berbagai terobosan.

” Sulut memiliki potensi besar terhadap produk-produk halal. Terkait ekonomi syariah, norma halal itu tidak berlaku hanya untuk umat Muslim saja, tetapi berlaku untuk semua. Lebih lagi Sulut yang saat ini tengah gencar meningkatkan pariwisata,” kata Kepala Divisi Advisory dan Pengembangan Ekonomi Kantor Perwakilan Sulut, Eko Irianto di acara Festival Ekonomi Syariah (FESyar) di Mantos 3, Jumat- Sabtu (6-7/09/2019)

Menurut Eko, kegiatan road to Indonesia Shari’a Economic Festival (ISEF) ini merupakan bagian dari upaya menjadikan Indonesia sebagai pusat pengembangan ekonomi syariah dunia.

” Indonesia sebagai besar penduduknya Muslim tapi kita tertinggal dari negara Malaysia, Inggris dan kini Thailand dalam pengembangan ekonomi syariah,”ujarnya.

Sementara itu, Plt Kepala Biro Ekonomi Provinsi Sulut, Hanny Wajong dalam sambutan mewakili Gubernur Sulut Olly Dondokambey memaparkan bahwa Sulawesi Utara merupakan provinsi dengan persentase penduduk miskin terendah, yaitu sebesar 7,66 persen dengan angka pengangguran di Sulawesi Utara pada Agustus 2018 sebesar 6,86 persen, turun 0,32 poin dalam setahun terakhir.

Gubernur berharap Fesyar ini akan semakin memacu peningkatan ekonomi lokal maupun nasional, sehingga muaranya dapat meningkatkan kesejahteraan rakyat. Terlebih khusus bagi penguatan ekonomi syariah.

“ Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara berharap sinergitas khusus nya dengan Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Utara, akan terus mendorong laju perekonomian dan pembangunan daerah,” ujarnya. (Jr)

CATEGORIES
TAGS
Share This