SULUTDAILY|| Manado – Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Sulawesi Utara Aidil Adha, S.E., M.E. mengatakan media adalah data storyteller, yakni pihak yang mampu mengubah angka-angka statistik menjadi informasi yang kontekstual, membumi, dan mudah dipahami publik.
” Kami akan berkolaborasi dengan media untuk menyampaikan informasi yang akurat, jelas, dan mudah dipahami publik tentang Sensus Ekonomi ( SE) 2026 melalui berbagai kanal/platform yang dimiliki,” kata Aidil di acara Sosialisasi Sensus Ekonomi 2026 bersama Media, Senin (15/12/2025) di Kantor BPS Provinsi Sulut.
Ia menjelaskan, SE 2026 yang akan dilakukan pada 1 Mei – 31 Juli 2026, bukan sekadar kegiatan statistik rutin.Ini adalah misi besar bangsa. Kesuksesan SE2026 akan menentukan akurasi data ekonomi nasional di masa depan sebagai dasar kebijakan, investasi,dan perencanaan pembangunan.

“Karena itu, SE 2026 harus berhasil.
Tidak ada pilihan lain,” ujarnya.
Menurut Aidil urgensi SE 2026 adalah data yang dihasilkan akan mendukung perencanaan dan keputusanstrategis, memotret tren perekonomian terkini, serta membantu pelaku usaha
mengidentifikasi peluang dan tantangan bisnis.
” Gambaran hasil sensus ekonomi 2016 menunjukkan dari total 295,23 ribu usaha/Perusahaan di Sulawesi Utara sebagian besar adalah UMK. Bu yakni 98,95%,” ungkap Aidil.
“Mari kawal bersama, langkah besar
wujudkan kemandirian perekonomian bangsa untuk Indonesia yang lebih sejahtera,“ katanya.(Jr)






