Di bawah kepemimpinan Wali Kota Kotamobagu, dr. Weny Gaib, Sp.M., bersama Wakil Wali Kota Rendy Virgiawan Mangkat, S.H., M.H., Kota Kotamobagu kembali mencatatkan kemajuan signifikan dalam pembangunan manusia. Hal tersebut tercermin dalam rilis terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Utara yang diumumkan pada Senin (17/11/2025).
Berdasarkan Laporan BPS Sulut Nomor 69/11/71/Th. XIX tertanggal 5 November 2025, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Kotamobagu pada tahun 2025 mengalami kenaikan sebesar 2,22 poin, dari 75,27 pada tahun sebelumnya menjadi 77,49.

Capaian tersebut menempatkan Kota Kotamobagu pada peringkat keenam IPM tertinggi dari 15 kabupaten dan kota di Provinsi Sulawesi Utara. Selain itu, Kotamobagu juga tercatat sebagai daerah dengan nilai IPM tertinggi di kawasan Bolaang Mongondow Raya (BMR).
Peningkatan IPM ini menjadi indikator keberhasilan pemerintah daerah dalam mendorong peningkatan kualitas hidup masyarakat. Sejumlah komponen utama pembentuk IPM menunjukkan tren positif, di antaranya Angka Harapan Hidup yang meningkat dari 74,97 tahun menjadi 75,37 tahun. Sementara itu, Angka Harapan Lama Sekolah naik dari 13,05 tahun menjadi 13,25 tahun, serta Rata-rata Lama Sekolah yang bertambah dari 10,35 tahun menjadi 10,36 tahun.
Kemajuan tersebut turut didukung oleh kualitas pendidikan di Kota Kotamobagu yang terus mengalami perbaikan. Ketersediaan sarana dan prasarana pendidikan yang memadai, mulai dari pendidikan anak usia dini hingga perguruan tinggi, serta dukungan tenaga pendidik yang kompeten menjadi faktor pendorong utama.
Sejalan dengan visi pembangunan daerah yang berorientasi pada kemajuan, kesejahteraan, dan inovasi, Pemerintah Kota Kotamobagu terus memastikan akses pendidikan yang inklusif dan relevan dengan perkembangan zaman. Melalui Dinas Pendidikan, berbagai program strategis telah dijalankan, antara lain digitalisasi pendidikan melalui Sekolah Rujukan Google, pengembangan kemampuan bahasa Inggris siswa melalui English Club, penguatan pendidikan karakter berbasis lingkungan, penerapan kurikulum muatan lokal, serta peningkatan kompetensi guru dan tenaga kependidikan melalui pelatihan berkelanjutan.
Pemerintah Kota Kotamobagu menyampaikan bahwa capaian IPM tahun 2025 ini menjadi dorongan untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik dan memperkuat upaya pembangunan manusia secara berkelanjutan demi kesejahteraan masyarakat. (afn/jr)












