Warga Tomohon Dihimbau Jangan Membakar Sampah

SULUTDAILY||Tomohon- Dalam upaya  meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berperilaku terutama dalam menjamin kebersihan lingkungan, keindahan dan kenyamanan dalam hidup mermasyarakat maka Pemerintah Kota Tomohon melalui Badan Lingkungan Hidup dan Dinas Tata Ruang, Pertamanan dan Persampahan melalui koordinasi oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Ir.Vonny Pontoh.

Walikota Jimmy F.Eman,SE.Ak menegaskan bahwa masyarakat dilarang untuk membakar sampah dalam bentuk apapun terutama untuk menjaga kelestarian alam lingkungan juga dilakukan untuk menunjang suksesnya mempertahankan Adipura, peningkatan kesejahteraan masyarakat yang dilakukan melalui beberapa terobosan seperti memberikan pemahaman yang baik kepada seluruh komponen masyarakat akan pentingnya penanganan dan pengelolaan sampah mulai dari individu dan keluarga masing-masing sampai ke kelurahan serta keseluruhan Kota Tomohon.

Himbauan ini seiring dengan kegiatan yang dilakukan SKPD Terkait baik BLH, Dinas Tarumansa dan SKPD lainnya yang melibatkan masyarakat umum dengan berkomitmen untuk mempertahankan Piala Adipura yang telah diraih serta ajakan kepada seluruh elemen masyarakat untuk mengelolah sampah dengan pola 3R: Reduce=mengurangi, Reuse= menggunakan lagi & Recycle= mendaur ulang.  Serta ajakan dan larangan keras kepada masyarakat untuk tidak membakar sampah dalam bentuk apapun karena akan sangat berpengaruh bagi lingkungan terlebih dalam bobot nilai penilaian Adipura.

Walikota Jimmy F. Eman,SE.Ak sangat mengharapkan agar seluruh stakeholder yang ada di Kota Tomohon bahu membahu untuk mensukseskan program mempertahankan Piala Adipura selaras dengan perilku hidup bersih dan sehat masyarakat yang menunjang kreativitas dan kerja.  Beliau juga mengajak masyarakat agar peduli sampah, ”jangan membuang sampah sembarangan, jangan membuang sampah ke sungai, jangan buang sampah ke selokan dan jangan buang sampah di lahan yang kosong yang juga menjadi milik orang lain!!! Mari mengolah sampah dengan baik, perilaku yang baik adalah ciri masyarakat kita yang cerdas dan beriman seiring dengan julukan Tomohon sebagai Kota Religius.”

Dan untuk penilaian adipura tahap dua yang akan dilaksanakan tim terkait dari Pemerintah Pusat pada minggu berjalan ini dengan melihat titik-titik pantau yang ada dan untuk menyikapi penilaian tersebut telah dilaksanakan kegiatan-kegiatan yang menyentuh seperti bersih-bersih massal, pengecetan pilah-pilah trotoar, kegiatan Eco Office, pembenahan titik-titik pantau sampai kesekolah-sekolah dan kelurahan serta kampanye perilaku hidup bersih dan sehat dan peduli sampah. (Mq)

Loading

TAGS
Share This