SULUT DAILY|| Bolmong- Ribuan warga Poigar Selasa (17/09/2013 ) nyaris bentrok dengan aparat kepolisian. Kejadian itu terjadi dilokasi perusahan PT Malta pesisir pantai Desa Poigar . Warga marah karena masuknya mobil yang membawa kontainer menuju arah lokasi perusahaan hingga nyaris membakar kendaraan tersebut.
Polisi yang datang menangkan emosi warga tak gubris. Beberapa kali aparat melepaskan tembakan ke udara agar aksi brutal warga dihentikan. Menurut Firdaus Mokodompit, sampai kapanpun warga tetap akan melakukan penolakan terkait aktivitas PT Malta. ‘’Selain tak mengantongi ijin resmi, perusahaan yang bergerak dibidang pasir besi itu dinilai akan merusakan ekosistem pantai,’’ujarnya.
Penolakan aktivitas perusahan itu sudah disuarakan warga warga Poigar Bersatu sejak bulan lalu. Masyarakat mengetahui setelah wilayah pesisir pantai Poigar akan dijadikan lokasi ekploitasi perusahan pasir besi.(totabuan/JbR)





