Tim Penilai Adipura KLH Kunjungi Bupati Minahasa Selatan

Minsel7 Views

SULUTDAILY||Amurang – Bupati Minahasa Selatan, Bapak Franky Donny Wongkar, S.H., menerima kunjungan dari Tim Penilai Adipura Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia, bertempat di Kantor Bupati Minahasa Selatan.

Tim Penilai Adipura dari Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia melakukan kunjungan ke Kabupaten Minahasa Selatan dalam rangka melaksanakan audiensi dengan Pemerintah Kabupaten terkait proses penilaian Adipura tahap ke-2. Kunjungan ini merupakan bagian dari rangkaian evaluasi nasional untuk mengukur kinerja pemerintah daerah dalam pengelolaan lingkungan hidup secara menyeluruh.

Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan menyampaikan komitmen untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan lingkungan, meliputi penguatan kebersihan kota, penanganan dan pengurangan sampah, penataan ruang terbuka hijau, serta pemberdayaan masyarakat dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan. Pemerintah menegaskan bahwa pengelolaan lingkungan yang baik tidak semata-mata menjadi persyaratan Adipura, tetapi merupakan kebutuhan fundamental bagi terwujudnya daerah yang sehat, nyaman, dan berkelanjutan.

Dalam audiensi, ditekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor antara perangkat daerah, pemerintah kecamatan dan desa, dunia usaha, serta masyarakat. Sinergi ini dipandang sebagai elemen krusial untuk menciptakan ekosistem lingkungan yang bersih, tertib, dan berorientasi pada keberlanjutan jangka panjang.

Tim penilai meninjau berbagai lokus penilaian, termasuk pasar, TPST dan TPS, fasilitas 3R, pusat daur ulang, pertokoan, fasilitas kesehatan (puskesmas dan rumah sakit), permukiman, perkantoran, bank sampah, saluran terbuka, sekolah, terminal, taman kota, jalan raya, perairan terbuka, pelabuhan penumpang, pantai wisata, serta TPA. Penilaian ini menjadi dasar untuk mengukur efektivitas pengelolaan sampah dan kebersihan wilayah secara terpadu.

Melalui tahapan penilaian ini, Kabupaten Minahasa Selatan diharapkan mampu meningkatkan capaian nilai, sehingga pada pengumuman yang direncanakan bertepatan dengan Hari Peduli Sampah Nasional 2026 di bulan Februari, Kabupaten Minahasa Selatan tidak masuk dalam kategori daerah dengan predikat kabupaten/kota terkotor.

Hadir dalam kegiatan tersebut para tim penilai dari Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia, yaitu Penyuluh Lingkungan Hidup Ahli Madya Bapak Sigit Rustanto, S.Hut., M.Si., serta Pengendali Ekosistem Hutan Ahli Pertama Bapak Sumarah, S.Pd.; Hadir pula tim penilai dari Dinas Lingkungan Hidup Daerah Provinsi Sulawesi Utara: Bapak Harsen S. Abuno, S.E., dan Bapak Ridel Kapoh, AMKL.

Bupati Minahasa Selatan turut didampingi oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Minahasa Selatan, Bapak Roy Y. A. Sumangkut, M.T., bersama jajaran.(*/stb)