Tania Worotitjan Mewakili Anak-Anak Bertemu Menteri Bintang Puspayoga.

Tania Worotitjan Mewakili Anak-Anak Bertemu Menteri Bintang Puspayoga.

SulutDaily || Minut – Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Republik Indonesia (RI) kunjungi Desa Watutumou III, Kabupaten Minahasa Utara (Minut), Sulawesi Utara (Sulut), langsung dipimpin Ibu Menteri Bintang Puspayoga, Rabu (20/10/2021). Kedatangan kementerian PPPA dalam rangka menghadiri rembug desa, Penyusunan Rencana Program Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak (DRPPA).


Dalam kesempatan itu Menteri P3A menyapa anak-anak di desa Watutumou 3 yang diwakili oleh salah satu siswa terbaik Minahasa Utara Christania Miracle Angelica Worotitjan siswi Sekila Dasar (SD) Providensia salah satu sekolah unggulan Sulawesi Utara. Tania panggilan akrabnya merasa senang bisa bertemu langsung dengan Menteri PPPA “Senang sekali bisa bertemu dengan Bintang, dan akan mengikuti nasihat ibu menteri” Ucap Nia Worotitjan.


Meynard Worotitjan selaku orang tua mengaku kaget atas terpilihnya Tania sebagai salah satu anak di Watutumou Minahasa Utara bertemu dengan Ibu Bintang Puspayoga. “ Puji Tuhan… jujur saya sangat kaget anak Tania mewakili anak-anak disini untuk bertemu Menteri. Selaku orang tua merasa bangga dan sangat terharu karena anaknya terpilih untuk bertemu dengan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Anak, pasti setiap orang tua merasakan hal yang sama “ Ucap Meynard.
Diawal kegiatan, Hukum Tua Desa Watutumou III, Intan Rona Wenas memaparkan profil desa dimana ada 12 desa di Kecamatan Kalawat, Watutumou III ada di 12 desa tersebut.

Watutumou III mempunyai luas wilayah kurang lebih 75 hektar, dan memiliki wilayah kerja 8 lingkungan, dengan jumlah penduduk 2.223 jiwa, laki-laki 1.106 jiwa, perempuan 1.117 jiwa dengan jumlah 660 Kepala Keluarga.

Jumlah anak 0-18 tahun berjumlah 275 orang, laki-laki 125, perempuan 150. Anak usia sekolah dasar 110 anak, SMP 90 anak dan SMA 75 anak.

Menurut Intan Rona Wenas, desa kami sampai dengan hari ini tidak punya anak yang putus sekolah, artinya semua memiliki hak untuk menerima pendidikan yang sepatutnya diterima oleh anak.

Desa kami tidak ada perkawinan anak dibawah usia semua anak bersekolah, dan semua anak menerima hak pengasuhannya. Tidak ada anak terlantar, stunting dan tidak ada anak kekurangan gizi.

Jumlah kepala keluarga yang perempuan berjumlah 45 orang dan untuk anak yatim piatu berjumlah 4 orang anak, 4 orang anak diasuh oleh orang tua pengasuh.

Lanjut Intan Rona Wenas , selama Covid-19 ini, perempuan dan anak yang terpapar virus covid-19 yang melakukan isolasi mandiri berjumlah 14 orang perempuan dewasa dan 4 orang anak. Tetapi semuanya sudah dinyatakan bebas dari virus covid-19. Jumlah lansia perempuan 63 orang.

Untuk struktur Pemerintahan Desa Watutumou III, memiliki 16 orang perangkat desa, laki-laki 7 orang, perempuan 9 orang termasuk kepala desanya. Sedangkan, BPD dan pengurus lainnya berjumlah 60 orang, laki-laki 16 orang dan perempuan 34 orang.

Turut hadir dalam kegiatan, Bupati Minahasa Utara Joune Ganda dan jajaran, Camat Kalawat, Sekretaris Kabupaten Minahasa Utara, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Daerah Prov. Sulut dr. Kartika Devi Tanos dan jajaran.

CATEGORIES
Share This