Provinsi Sulut Masuk ‘Top Ten’ Indikasi Kecurangan  PBJ Pemerintah Versi ICW

Provinsi Sulut Masuk ‘Top Ten’ Indikasi Kecurangan PBJ Pemerintah Versi ICW

SULUTDAILYII Manado- Provinsi Sulawesi Utara masuk dalam sepuluh besar (Top Ten) Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah untuk kategori Provinsi tahun anggaran 2020 dengan rata–rata skor potensi kecurangan tertinggi, seperti yang dirilis Indonesia Corruption Watch (ICW) dalam website openterder.net.

Koordinator ICW Adnan Topan Husodo membernarkan posisi Provinsi Sulawesi Utara menempati posisi 9  dengan nilai kontrak 825,15 milyar untuk 230 paket PBJ Pemerintah . ‘’Opentender.net adalah sebuah platform yang dikembangkan Indonesia Corruption Watch dengan tujuan menyajikan data pengadaan barang dan jasa pemerintah beserta potensi resiko kecurangannya,’’ kata Adnan saat dikonfirmasi sulutdaily.com

Menurut Adnan, ICW menggunakan serangkaian indikator yang disebut metode Potential Fraud Analysis (PFA) untuk melihat sejauh mana potensi resiko kecurangan dari tiap paket pengadaan pemerintah. Indikator ini dikembangkan dari riset tentang pola korupsi yang dilakukan sejak 2004 dan pola korupsi pengadaan sejak 2008.

‘’ICW menyediakan informasi PBJ Pemerintah yang dilengkapi dengan analisis potensi penyelewengan di Opentender untuk publik berdasarkan Nota Kesepahaman antara LKPP dan ICW dengan tujuan untuk mencegah korupsi dan meningkatkan peran publik dalam memantau proses PBJ Pemerintah.

‘’Lewat Opentender, informasi PBJ Pemerintah dapat diakses secara daring dan tersedia dalam format yang terbuka, sehingga dapat digunakan dan disebarluaskan oleh semua pihak, menurut peraturan dan kebijakan yang berlaku,’’ujarnya.

Wakil Gubernur Sulut Steven Kandouw saat dikonfirmasi tentang hal ini mengatakan PBJ Pemerintah melalui Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) di Provinsi Sulut sudah bagus. Pengadaan barang/jasa secara elektronik (e-pengadaan)  tentu akan meningkatkan transparansi, sehingga persaingan sehat antar pelaku usaha dapat lebih cepat terdorong.

 ‘’ Untuk LPSE kita juara dan Pemprov Sulut baru saja mendapat penghargaan dan apresiasi dari KPK RI atas upaya pencegahan korupsi,’’ kata Wagub Kandouw didampingi Sekprov Sulut Gemmy Kawatu saat dikonfirmasi Sulutdaily.com soal rilis ICW di website openterder.net di sela-sela acara ‘Overview Perekonomian Sulut  2021 dan Prospek Tahun2022, Rabu (29/12/2021).

Seperti diketahui website opentender.net sudah mempublikasikan 230 paket PBJ Pemerintah yang dimaksud dengan resiko tinggi (merah), resiko sedang (kuning) dan resiko rendah (hijau). Seluruh data yang tersedia di Opentender bersumber dari LKPP yang diinput oleh LKPD masing-masing daerah dan diperbarui secara berkala. Data yang diperoleh kemudian diolah dan dianalisis menggunakan metode PFA. ICW tidak mengubah informasi apapun selain menambahkan informasi mengenai nilai potensi resiko pada tiap item pengadaan barang dan jasa pemerintah. (Jr)

CATEGORIES
TAGS
Share This