SULUTDAILY|| Manado– PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menegaskan, hingga saat ini belum ada instruksi resmi dari pemerintah terkait pembatasan BBM subsidi berdasarkan cc kendaraan. Tak hanya itu, masyarakat juga bisa bernapas lega karena harga BBM subsidi dipastikan tetap stabil tanpa kenaikan hingga akhir tahun 2026.
Menepis Kekhawatiran di ‘akar rumput’, kabar baik ini disampaikan langsung oleh Lilik Hardiyanto, Area Manager Communication, Relations & CSRPT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, didampingi Sales Area Manager Retail Sulutgo PT Pertamina Patra Niaga, Angga Yudiwinata Putra, saat bertemu wartawan di Manado, Sulawesi Utara, Rabu (20/05/2026).
Angga memahami betul bagaimana isu-isu di media sosial dengan cepat memicu kepanikan bagi warga yang menggantungkan hidupnya di jalanan dan pasar.
“Kami menegaskan kembali bahwa saat ini masih menunggu arahan dari pemerintah. Jadi masyarakat jangan terbawa isu-isu yang memang belum bisa dipastikan kebenarannya,” ujar Angga dengan nada menenangkan.
Ia menambahkan bahwa Pertamina berada dalam posisi siap menyalurkan energi secara adil sambil tetap setia menunggu keputusan dan instruksi resmi dari pemerintah pusat mengenai aturan teknis kendaraan ke depan.
“Kami dari Pertamina tetap menunggu aba-aba atau instruksi dari pemerintah terkait pembatasan jumlah cc mesin yang dapat menggunakan BBM subsidi,” jelasnya.
“Pemerintah sendiri sudah memberikan statement bahwa sampai dengan akhir tahun ini tidak akan ada kenaikan harga untuk BBM subsidi. Jadi masyarakat tidak perlu khawatir, BBM subsidi tidak akan naik sampai akhir tahun ini,” kata Angga meyakinkan.
Lewat penegasan ini, Pertamina berharap masyarakat di Sulawesi Utara dan Gorontalo dapat beraktivitas normal tanpa perlu melakukan pembelian berlebih (panic buying). Pertamina memastikan harga BBM subsidi dipastikan tetap stabil hingga akhir tahun 2026.(Jr)






