Pandemi Covid-19, Konsumsi Rumah Tangga Tertahan

Pandemi Covid-19, Konsumsi Rumah Tangga Tertahan

SULUTDAILY|| Manado- Kepala Kantor Perwakilan BI Sulut Arbonas Hutabarat menjelaskan dari sisi pengeluaran, kontraksi ekonomi terjadi pada seluruh komponen terutama konsumsi rumah tangga dan pembentukan modal tetap bruto (PMTB) yang menjadi kontributor terbesar ekonomi Sulut.

Konsumsi Rumah Tangga pada TW Il 2020 terkontraksi sebesar 6,28% (yoy), konsisten dengan penurunan kinerja lapangan usaha utama perekonomian Sulut. Penurunannya kinerja LU utama yang dominan menyerap tenaga kerja berdampak pada penurunan pendapatan masyarakat yang ditransmisikan pada kontraksi konsumsi rumah tangga.

“Pembatasan aktivitas sosial menyebabkan realisasi konsumsi rumah tangga tertahan sekalipun pada periode musiman peningkatan permintaan bersamaan dengan peringatan Paskah, serta bulan Ramadhan dan Idul Fitri yang jatuh pada triwulan laporan. Investasi terkontraksi sebesar -8,41% (yoy) pada TW Il 2020,”kata Arbonas.

Dikatakanya juga, realokasi anggaran APBN maupun APBD di tingkat Provinsi maupun Kab/Kota menyebabkan ruang belanja modal terbatas.

Dari Sisi swasta, peningkatan ketidakpastian ekonomi menyebabkan dunia usaha cenderung menahan investasi. Hal ini tercermin dari realisasi investasi PMA maupun PMDN yang kontraktif pada TW Il 2020.
Konsumsi pemerintah tercatat terkontraksi sebesar -4,36% (yoy).

” Kontraksi konsumsi pemerintah juga sejalan dengan terkontraksinya kinerja administrasi pemerintahan. Kontraksi konsumsi pemerintah salah satunya disebabkan penurunan realisasi belanja pegawai akibat realokasi anggaran dan penurunan THR. Selain itu kinerja belanja barang diperkirakan belum maksimal sebagai dampak penyesuaian pola kerja work from home,” ujarnya.(**)

CATEGORIES
TAGS
Share This