SULUTDAILY || BOLTIM – Desa Motongkad Utara, Kecamatan Motongkad Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) Minggu (03/04/2021), sore ini hari diterjang bencana banjir, beberapa rumah milik warga hanyut terseret arus, serta puluhan rumah lainnya sampai malam ini hari masih tergenang.
Menurut keterangan Sekretaris Badan Penaanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Boltim, Fitra Damopolii S.IP, bahwa banjir yang melanda Desa Motongkad Utara kali ini, sudah merupakan yang ke dua kalinya terjadi pada awal tahun 2022 ini.
Terhitung sejak bulan Februari kemarin, curah hujan yang melanda Kabupaten Boltim cukup tinggi. Akibatnya, air sungai yang terdapat di Desa Motongkad Utara meluap. Parahnya lagi, banjir kali ini telah menghanyutkan sedikitnya 3 (Tiga) rumah warga setempat.
“Ini kali kedua terjadi, yg pertama itu terjadi di bulan februari dan sekarang terjadi di awal April, namun banjir kali ini sangat parah,” terang Sekretaris BPBD.
Terjadinya banjir yang cukup besar kali ini, menurut Fitra Damopolii, merupakan dampak daru luapan air sungai pada Februari 2022 kamarin. Sebab, luapan air sebelumnya, juga berdampak bajir di Desa Motongkad Utara. Namun, dituturkan lebih lanjut Fitra, tidak dengan kapasitas air yang sebesar hari ini, ada kemungkinan pada luapan pertama, telah menjebol tanggul yang ada di bantaran sungai tersebut, al hasil, membuat luapan air kali ini cukup besar.
“Banjir yang terjadi pada Bulan February lalu itu, menjebol tangul yang ada di sungai lonsiou, nah untuk kali kedua banjir terjadi lagi pada hari ini dengan kapasitas yang lebih besar, sehingga merobohkan kurang lebih 3 rumah warga yangg ada,” lebih lanjut Fitra.
Sampai saat ini, ketinggian air ditaksir setinggi perut orang dewasa, juga masih terus menggenangi ruas jalan serta pemukiman warga. Ada pun, pihak BPBD setempat sekarang ini sedang melakukan upaya preventif, guna menggali dan melakukan indetifikasi terkait dampak yang ditimbulkan banjir. Untuk sementara, jalan menuju Tutuyan serta sebaliknya belum dapat di akses.
“Banjir terjadi sekitar pukul 16.30 tadi sore hingga sampai malam ini, Air masih menggenangi pemukiman warga dan ruas jalan sekitar, terinformasi ada rumah warga yg hanyut dan menutupi badan jalan sehingga akses menuju arah Tutuyan dan sebaliknya belum bisa di lalui,” pungkasnya.












