Miliaran Rupiah ‘ludes terpakai’, Kasus Covid19 Tomohon Terus Meningkat
SULUTDAILY|| Tomohon – Pembiaran terhadap peningkatan kasus covid19 di Kota Tomohon menjadi sorotan tajam dari berbagai elemen masyarakat, diantaranya Tomohon Coruption Watch (TCW) melalui ketuanya Steven Lalawi.
Menurut sosok yang kritis terhadap penggunaan keuangan negara di Kota Tomohon ini, (29/12/2020) saat dikonfirmasi sulutdaily.com mengatakan unsur pembiaran menjadi sangat kentara, ketika berbagai aktifitas kerumunan masyarakat pada sejumlah lokasi hanya dilakukan pemantauan, tanpa adanya tindakan nyata seperti di beberapa daerah lainnya di Indonesia, padahal kasus positif terus alami peningkatan.
“Kami sangat kecewa jika hal ini terus terjadi, sebab pandemi covid19 yang sementara bertambah di Kota Tomohon menjadi tugas dan tanggung jawab pemerintah dengan memberikan dorongan keterlibatan masyarakat, termasuk adanya kiat serta terobosan meminimalisir penularan,” ungkap Lalawi.
Menurutnya, jika daerah lain boleh melakukan langkah tegas, kenapa di Kota Tomohon tidak dilakukan. “Sepertinya, dapat diduga kondisi ini hanya dipandang sebelah mata saja, padahal sudah menghabiskan anggaran keuangan negara di Kota Tomohon hingga puluhan miliar rupiah. Keseriusan menangani covid19 menjadi pertanyaan besar, sebab tidak seimbang dengan penggunaan anggaran keuangan negara oleh Pemkot Tomohon,” ujar Lalawi.
Lebih tegas lagi, Lalawi mendesak Pemkot Tomohon dalam hal ini Walikota Tomohon Jimmy F Eman untuk mempertanggung jawabkan pada publik terkait miliaran rupiah serapan anggaran negara pada penanganan covid-19. “Sebab, penggunaan anggaran yang tidak disampaikan secara terbuka pada masyarakat, mengindikasikan terjadi salah manfaat, serta pertanyaan soal pengelolaannya. Anggaran ini wajib dipublikasikan, sama seperti pekerjaan proyek barang dan jasa,” jelas Lalawi. (davyt)
![]()

