KLH Tinjau Sistem Pengelolaan Sampah Kotamobagu, Soroti Kondisi TPA yang Overload

Kotamobagu45 Views

SULUTDAILY || Kotamobagu — Tim dari Kementerian Lingkungan Hidup melakukan kunjungan kerja ke Kota Kotamobagu dalam rangka memantau serta mengevaluasi sistem pengelolaan sampah daerah pada Rabu (08/04/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari mandat nasional untuk meninjau infrastruktur kebersihan di berbagai daerah di Indonesia, termasuk Kotamobagu.

Perwakilan tim KLH, Mochamad Chotman Rismanto selaku Kasubag TU Direktorat Penanganan Sampah, menyampaikan bahwa kunjungan tersebut difokuskan pada peninjauan sejumlah titik penting pengelolaan sampah, seperti Tempat Pemrosesan Akhir (TPA), TPS 3R, hingga Bank Sampah.

Ia menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan instruksi langsung dari Menteri Lingkungan Hidup, dengan melibatkan jajaran eselon I dan II untuk melakukan pemantauan pengelolaan sampah di berbagai kabupaten dan kota.

Menurutnya, saat ini pihaknya tengah melakukan inventarisasi data pada triwulan pertama tahun berjalan, dengan fokus pada perbaikan sistem pengelolaan sampah dalam rangka penilaian Adipura yang ke depan akan menerapkan standar lebih ketat.

Chotman juga menegaskan bahwa kunjungan tersebut bukan untuk memberikan penilaian negatif, melainkan sebagai upaya pendampingan, edukasi, dan peningkatan pemahaman agar pengelolaan sampah di daerah dapat berjalan lebih optimal.

Dalam peninjauan lapangan, tim menemukan bahwa kondisi Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) di Kotamobagu saat ini telah melebihi kapasitas atau dalam kondisi overload sehingga membutuhkan penanganan segera.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Erwin Pasambuna menyambut baik kunjungan tim KLH tersebut. Ia hadir bersama Staf Khusus Wali Kota bidang lingkungan, Putri Damayanti Potabuga.

Erwin menyampaikan bahwa pemerintah daerah berkomitmen untuk melakukan pembenahan, termasuk peningkatan infrastruktur serta armada pengangkut sampah. Ia juga menjelaskan bahwa tim KLH telah meninjau langsung kondisi TPA serta lokasi rencana pembangunan Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST).

Selain aspek teknis, kunjungan ini juga menjadi sarana edukasi dan komunikasi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan lingkungan yang bersih.

Di tengah keterbatasan anggaran daerah, pemerintah Kota Kotamobagu berharap dukungan dari pemerintah pusat dapat memberikan solusi nyata terhadap persoalan pengelolaan sampah, khususnya terkait keterbatasan lahan dan pembiayaan.

“Kami berharap kunjungan ini dapat menghasilkan solusi terbaik bagi masyarakat dalam mengatasi persoalan sampah di daerah,” demikian harapan pihak DLH Kotamobagu. (afn/jr)