Gara-Gara Dana Desa, 3 Kuntua di Minahasa Dipecat Bupati dan Terancam Pidana

Gara-Gara Dana Desa, 3 Kuntua di Minahasa Dipecat Bupati dan Terancam Pidana

Warning bagi para Hukum Tua (Kuntua) di Minahasa. Akibat lalai mengelola Dana Desa, 3 kuntua harus menanggung resiko. Bukan saja diberhentikan dengan tidak hormat atau dipecat, ancaman pidana-pun kini didepan mata.

Tiga Kuntua tersebut yakni, Kuntua Desa Sendangan Kecamatan Remboken, Kuntua Desa Kauneran Kecamatan Sonder dan Kuntua Desa Senduk Kecamatan Tombariri.

“Mereka diberhentikan karena lalai dalam mengelola Dandes tahun 2019, yang menyebabkan pencairan tahap III tersendat. Dua Kuntua berstatus pelaksana tugas dan satu nya lagi berstatus definitif,” kata Bupati Minahasa Ir. Royke Oktavian Roring kepada sejumlah wartawan, Kamis (17/12).

Langkah tegas yang diambil bupati tersebut diharapkan memberi efek jera kepada kuntua sekaligus peringatan bagi ratusan kuntua lainnya di Minahasa. Meski demikian, bupati tetap mengupayakan agar masalah ini tidak merugikan masyarakat.
Bupati didampingi Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Minahasa Jeffry Tangkulung SH MAP telah berkoordinasi dengan Kementerian Desa untuk mencarikan solusi agar sisa dana desa tetap dicairkan untuk kepentingan masyarakat meski proses hukum harus dialami ketiganya.
“Untuk proses hukumnya tetap jalan dan kita serahkan semuanya ke aparat penegak hukum,” pungkasnya.

Bupati ROR mengingatkan kembali kepada seluruh kuntua di Minahasa agar bekerja dengan baik dalam pengelolaan Dandes. “Saya minta, kuntua lebih teliti lagi dalam pengelolaan Dandes. Sebab, bisa saja tidak bermaksud membuat salah tapi terjadi kesalahan administrasi. Untuk itu, selalu berkonsultasi dengan dinas terkait supaya pelaksanaan penggunaan Dandes ini bisa berjalan sesuai regulasi yang ada,” ujarnya.

Sementara itu Kasat Reskrim Polres Minahasa AKP Sugeng WS SH SIK mengatakan belum menerima laporan apapun terkait 3 kuntua yang dipecat bupati. “Sampai sekarang belum ada laporan ke kita (Sat Reskrim Minahasa,red), silahkan konfirmasi kembali ke Pemkab,” kata Sugeng.(monchi)

CATEGORIES
Share This