Bitung Masih Punya Kesempatan Raih Swasti Saba

Bitung Masih Punya Kesempatan Raih Swasti Saba

Foto -Kadis Kesehatan Bitung, Frangky Soriton

SULUTDAILY||Bitung-Kota Bitung dikabarkan tahun 2019 ini gagal meraih predikat swasti saba atau kota sehat. Dimana surat dari Kemendagri melalui Dirjen Bina Pembangunan Daerah, Ir Muhamad Hudori, MSi, dengan nomor/440/3395/Bangda, dengan tujuan kepada Kabupaten/Kota untuk ikut dalam verifikasi lapangan yang lolos dalam verifikasi dokumen, Kota Bitung tidak terterah dalam surat tersebut.

Ketua Forum Kota Sehat (FKS) Wilson Wonte kepada sejumlah awak media mengaku FKS dan Dinas Kesehatan masih akan melakukan cross ceck ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Kementrian Kesehatan (Kemenkes) terkait hal ini.

“Kami bersama dinas Kesehatan Kota Bitung masih akan melakukan cross ceck lagi le Kemendagri dan Kemenkes,” singkatnya.

Naomi Mundung yang juga salah pengurus FKS Bitung menyayangkan akan capaian kota Bitung kali ini,

“Ini suatu capaian yang buruk untuk FKS Bitung, kami sebagai pengurus jarang menerima undangan rapat. Bahkan terkesan Forum ini hanya simbol dan nanti akan ada penilaian baru kami dikumpul. Alhasil, apa yang kita harapkan tidak kita dapat, padahal kota Bitung adalah salah satu kota yang langganan mendapatkan penghargaan tersebut,” jelas Naomi dengan nada kesal.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bitung Frangky Soriton saat ditemui wartawan di kantor pada hari Jumat (02/08/2019) menjelaskan bahwa sebelum berkas tersebut ke pusat terlebih dahulu bekasnya diperiksa di dinas Provinsi,

“Dari Provinsi menjelaskan bahwa verifikasi berkasnya sudah lengkap, dan setelah dimasukkan ke Kementerian, ternyata salah satu berkas belum terinput. Tapi menurut dinas provinsi sudah memberitahukan kepada kami terkait berkas kesehatan lingkungan yang belum terinput. Namun kenyataannya kami tidak mendapat informasi tersebut dari dinas provinsi,” kata Soriton.

Namun kota Bitung masih ada kesempatan meraih penghargaan dua tahun sekali itu yang sudah di dapat sejak tahun 2007 sampai 2017. Karena masih ada verifikasi gelombang kedua,

“Walau terlambat memasukan berkas tersebut, kami berharap pada verifikasi gelombang kedua nama Kota Bitung bisa keluar, karena berkaca pada dua tahun yang lalu kota Bitung bersama dengan kabupaten kota yang lain kelengkapan berkasnya masih kurang, dan dilengkapi pada verifikasi gelombang kedua,” ungkap Soriton.

Jadi intinya kami sudah berusaha semaksimal mungkin, walaupun ada miss comunication dengan dinas kehehatan provinsi terkait informasi kelengkapan berkas,

“Berkasnya sementara berproses, semoga kita bisa meraih penghargaan 6 kali berturut-turut dalam predikat kota sehat,” tutup Soriton.

(romo)

CATEGORIES
TAGS
Share This