Bangkit Dari Covid 19, SD Purbayan Yogya Menjadi Angkringan

Bangkit Dari Covid 19, SD Purbayan Yogya Menjadi Angkringan

SULUTDAILY, BOROKO – Covid-19 tentunya membuat banyak orang harus putar otak agar tetap bertahan dan mendapatkan pemasukan. Mewabah di Indonesia sejak awal tahun 2020, Covid-19 membuat masyarakat harus terbiasa kebiasaan-kebiasaan baru. Selain itu, ragam usaha juga coba dilakoni agar tetap produktif di masa pandemi ini. 

Jika seseorang membangun sebuah usaha untuk bangkit dari pandemi tentunya sudah banyak dilakukan. Namun suatu hal yang menarik jika sebuah sekolah disulap atau diubah menjadi sebuah angkringan. Ya, SD Muhammadiyah Purbayan Yogyakarta disulap menjadi angkringan agar tetap mendapatkan income atau pemasukan di tengah pandemi.

Hal tersebut tidak serta merta hanya agar mendapatkan pemasukan, namun bagaimana cara untuk memperkenalkan ‘dunia lain’ kepada para siswa.

Kepala Sekolah SD Muhammadiyah Purbayan, Ulva Dian Citra Resmi, menuturkan bahwa ia menginginkan siswanya agar bisa mengenal hal lain bahwa sekolah tidak hanya sebatas di ruang kelas.

Hal menarik lainnya, SD Muhammadiyah Purbayan Yogyakarta tidak merekrut pegawai untuk melayani para pelanggan yang berkunjung ke angkringan tersebut. Ibarat sederhana, angkringan tersebut dicetuskan dari sekolah, oleh sekolah, dan untuk sekolah.

SD Muhammadiyah Purbayan Yogyakarta unit 3 disulap menjadi angkringan sejak bulan Agustus 2020. Ide sederhana ini tercetus karena terbersit pikiran untuk bagaimana harus bangkit dari pandemi agar mendapatkan income atau pemasukan untuk sekolah. Kepala Sekolah SD Muhammadiyah Purbayan Yogyakarta, Ulva Dian Citra Resmi menuturkan bahwa selama pandemi, sekolah tidak mendapatkan pemasukan dari kantin.

“Jadi angkringan ini pertama kali dibuka tanggal 20 apa 22 Agustus. Pokonya hari Sabtu. Jadi baru jalan sekitar 3 bulan. Memang dibuka itu kondisinya sudah pandemi. Jadi munculnya ide membuat angkringan itu justru pada kondisi pandemi ini munculnya,“ tutur Kepala Sekolah SD Muhammadiyah Purbayan Yogyakarta pada Jumat (13/11/2020) seperti dilansir oleh liputan6.com

SD Muhammadiyah Purbayan Yogyakarta unit 3 ini memang konsepnya sudah outdoor dan suasananya sudah seperti tempat yang asyik untuk nongkrong. Sehingga tercetuslah ide untuk menyulap sekolah menjadi angkringan.

Sebelum muncul ide angkringan, guru dan karyawan menetuskan ide untuk mengubah SD Muhammadiyah Purbayan Yogyakarta menjadi kafe. Namun menurut Citra, sapaan akrab Kepala Sekolah SD Muhammadiyah Purbayan Yogyakarta, angkringan terasa lebih dekat di masyarakat dan harganya ramah dikantong masyarakat khususnya anak muda.

Kemudian Citra mengajak guru dan karyawan untuk berdiskusi bagaimana upaya bangkit dari pandemi agar waktu tidak terbuang tidak sia-sia. Pikiran dan semangat Citra tentunya menjadi semangat baru untuk guru dan karyawan agar segera bangkit dan berinovasi untuk bangkit dari pandemi.

“Waktu itu saya ajak rapat, saya sampaikan bahwa kita tidak boleh diam saja. Ayo berkreasi, jangan diam saja. Kita harus berinovasi. Dari pressure saya itu kemudian muncul beberapa ide, dan yang saya setujui itu adalah angkringan,“ ungkap Citra.

Sebelum mulai menyulap sekolah menjadi angkringan, tentunya terdapat kekhawatiran baik dari guru maupun karyawan. Pasalnya, jika membuka angkringan akan mengundang orang-orang untuk nongkrong di angkringan tersebut. Namun, rupanya masyarakat sekitar  menerima dan merespon baik inovasi guru dan karyawan SD Muhammadiyah Purbayan ini.

Selain itu, hubungan baik antara guru dan karyawan juga masyarakat sekitar sudah terjalin baik sejak lama. Ketika ide SD Muhammadiyah Purbayan akan diubah menjadi angkringan, dukungan pun berdatangan dari seluruh lapisan masyarakat.

“Kebetulan bahkan sebelum ada angkringan ini hubungan antara masyarakat sekitar dan teman-teman guru itu sudah bagus sekali. Jadi ketika teman-teman melontarkan ide baru secara lisan, belum secara resmi. “Bu ini sekolah mau buka angkringan.” Oh malah ternyata ini bagus, buka saja kata masyarakat justru mendukung sekali. Bahkan ketika launching, pembukaan pertama kali, dari bu RW nya antusias sekali bahkan malah titip makanan.,” tutur Citra. (ricky)

CATEGORIES
TAGS
Share This