Wakapolres Mitra Kompol Melki Makawaehe Pastikan Perkuat Pengawasan dan Kebersamaan

SULUTDAILY|| Ratahan – Suasana hangat penuh kebersamaan mewarnai acara pisah sambut Wakapolres Minahasa Tenggara (Mitra) di Mapolres Mitra. Dalam sambutannya, Wakapolres baru Kompol Melki Sedik Makawaehe, SE, mengajak seluruh jajaran Polres Mitra untuk menata langkah bersama, membangun sinergi, dan menghadirkan empati serta simpati kepada masyarakat.

Mengawali sambutannya, Kompol Melki merefleksikan perjalanan panjangnya di kepolisian. Ia mengingat momen ketika pernah menjadi ketua panitia penyambutan Kapolres AKBP Handoko Sanjaya di Mapolres Bolsel, hingga kini dirinya mendapat kepercayaan menjabat sebagai Wakapolres Mitra mendampingi Kapolres AKBP Handoko Sanjaya.

“Jauh berjalan banyak dilihat, lama hidup banyak dirasa. Tidak pernah saya bayangkan mendapat amanah sebagai Wakapolres Mitra, dan syukur saya diterima baik oleh Kapolres, jajaran, serta Bhayangkari,” ucapnya.

Sebagai pejabat baru, ia menegaskan siap menyesuaikan dengan ritme dan irama kepemimpinan Kapolres Mitra AKBP Handoko Sanjaya. Ia juga menyinggung soal “angka-angka merah” dalam pengawasan internal yang menurutnya perlu segera dibenahi.

“Bahasa tubuh itu bisa terbaca seketika. Mudah-mudahan ke depan Bapak Kapolres tidak lagi berjalan dengan menunduk karena banyak hal yang perlu dibenahi. Tugas kami jelas, fungsi pengawasan, dan itu akan kita perkuat,” tegasnya.

Dengan gaya khas penuh humor dan pantun, Kompol Melki mengingatkan pentingnya kebersamaan dalam menghadapi tantangan.

“Kalau paku cuma satu jangan tanam di pohon lemon, kalau pantun cuma satu jangan pangge baku demon,” ujarnya disambut tawa hadirin.

Lebih jauh, ia menekankan bahwa kepemimpinan kolektif dan komunikasi terbuka adalah kunci membangun sinergitas di tubuh Polres Mitra.

“Biasanya dalam satu organisasi, sinergitas hanya bisa tumbuh dengan komunikasi, relasi, dan keakraban. Kepemimpinan kolektif jauh lebih berhasil daripada kita berjalan sendiri,” tandasnya.

Kompol Melki juga menegaskan bahwa Mitra bukan wilayah asing baginya. Pada tahun 2008–2010 ia pernah menjabat sebagai Kapolsek Tombatu, lalu pada 2013 menjadi Kasat Serse Polres Minsel saat Mitra masih masuk wilayah hukum Polres Minsel.

“Kita tata Polres Mitra bersama-sama. Mari kita berjalan bersama, lebih memberi empati dan simpati kepada masyarakat. Itu harapan sekaligus kerinduan saya,” ungkapnya.

Mengakhiri sambutan, ia menyampaikan pesan simbolis tentang makna kebersamaan dan penempatan yang tepat.

“Bunga-bunga di depan ini sebenarnya tidak berharga, tapi karena ditempatkan di tempat yang tepat, ia menjadi mahal. Begitu pula gelombang cinta, kalau hanya di belakang kamar mandi tak ada harga. Dan itulah aset yang kini sedang direkrut di Polres Mitra,” pungkasnya.

Acara pisah sambut ini pun menjadi momentum penting bagi jajaran Polres Mitra untuk memperkuat kebersamaan, menjaga integritas, serta meneguhkan komitmen dalam melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat dengan sepenuh hati. (***)

Loading

CATEGORIES
Share This