Waspada Banjir: Nanvie Cs Gelar Latihan ‘River and Vertical Rescue’

Waspada Banjir: Nanvie Cs Gelar Latihan ‘River and Vertical Rescue’

MANADO, SULUTDAILY – Forum Komunikasi Pecinta Alam (FKPA) Sulawesi Utara (Sulut) mengelar latihan dan simulasi bertajuk river and vertical rescue, Sabtu (21/11/2020). Kegiatan ini didasari kondisi Kota Manado dan sejumlah kabupaten kota lainnya di Provinsi Sulut yang merupakan daerah rawan bencana seperti banjir.

Lokasi kegiatan simulasi ini berlangsung di jembatan Miangas, jembatan Mahakam dan jembatan Soekarno, Kota Manado. Banyak warga yang ikut menyaksikan cara-cara mengevakuasi korban dan pelaksanaan simulasi lainnya.

Simulasi river and vertical rescue: simulasi evakuasi korban yang melewati sungai atau arus deras karena banjir. (Foto: dok Nyoxie/ Pangda FAJI Sulut)

Ketua Umum FKPA Sulut Nanvie Tagah mengatakan latarbelakang kegiatan ini dilakukan adalah rasa prihatin mereka akan bahaya banjir yang hampir setiap tahun terjadi di ibukota Manado dan sekitarnya.

“Mengantisipasi berbagai kejadian buruk karena bencana, kami FKPA Sulut, melakukan simulasi river and vertical rescue sebagai latihan untuk mempersiapkan tim maupun personil-personil yang siap membantu evakuasi masyarakat jika terjadi bahaya banjir,” ujarnya didampingi Ketua Harian Marvrits Kanter dan Sekretaris Umum Alexander Daud.

Pihaknya sangat bersyukur karena banyak pihak yang antusias dengan simulasi yang berbentuk seperti pelatihan dan kursus singkat ini. Menurutnya dengan bekal pemahaman yang benar saat menghadapi bencana serta kemampuan skil yang memadai semoga masyarakat bisa saling menolong sehingga dapat meminimalisir bahkan mencegah timbulnya banyak korban akibat bancana.

Simulasi river and vertical rescue: simulasi evakuasi korban yang melewati sungai atau arus deras karena banjir. (Foto: dok Nyoxie/ Pangda FAJI Sulut)

“Jika bencana melanda kota berarti dibutuhkan banyak personil untuk bahu-membahu membantu evakuasi masyarakat. Jika personil terlatih semakin banyak, tentu harapan bahwa proses evakuasi jika terjadi bencana banjir misalnya, bisa terlaksana dengan cepat dan tepat, dan semua orang terselamatkan,” ujar Nanvie.

Adapun kegiatan ini bekerjasama dengan Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) Sulut, RAPI Sulut, FPTI Sulut, BVRI, PMI Manado, HIBGABI, BPBD Manado, Damkar Manado, Tagana Dinsos Manado, Manado Rafting, Karapi Rafting, Waraney Rafting, Mapala Avestaria Fisip Unsrat, dan sejumlah simpatisan pecinta alam lainnya.

Sebelum kegiatan ini FKPA Sulut juga sukses mengelar pekan bakti untuk memperingati Hari Sumpah Pemuda dan Hari Pahlawan. Kegiatan pekan bakti yang dibuat Badan Pengurus yang belum lama terpilih ini, antara lain bakti sosial bersih-bersih kota dan senam sehat bersama, bersih sungai, sapu laut, penghijauan di Bukit Kolintang Sarawet dan Pulau Napomanu di Kecamatan Likupang Timur, Kabupaten Minahasa Utara hingga pada puncak acara pada 10 November dengan pelaksanaan tabur bunga di makam pahlawan. (yr)

CATEGORIES
TAGS
Share This