Informasi Terkini Sulawesi Utara - Media Online Sulut|Monday, July 16, 2018
  • Formulir Kelengkapan Persyaratan Administrasi Dapat Di Unduh Pada http://kpu-sulutprov.go.id
  • PENGUMUMAM PENDAFTARAN CALON ANGGOTA KPU KABUPATEN MINAHASA TENGGARA PERIODE 2018-2023
  • Jual Tanah di Jalan.SEA, Sertifikat Hak Milik, Luas Tanah 2.777M2. Tertarik : Hub.081 340 733 991
Anda disini: Home » Berita Sulut » Tomohon » Walikota JFE Sambut Kapolda Sulut Saat Kunjungi Kantor Sinode GMIM

Walikota JFE Sambut Kapolda Sulut Saat Kunjungi Kantor Sinode GMIM 

IMG_20180516_070637

SULUTDAILY|| Tomohon – Walikota Tomohon Jimmy Feidie Eman sE Ak menyambut Kapolda Sulut Irjen Pol Drs Bambang Waskito bersama jajarannya ketika bersilatuhrahmi mengunjungi Kantor Sinode GMIM, (15/5/2018).

Ikut mendampingi Walikota JFE, diantaranya Asisten Umum Ir Corry Caroles, Kepala Dinas PUPR Joice Taroreh ST MSi dan Kepala Dinas Pensisikan dan Kebudayaan Daerah DR Juliana D Karwur MSi. Kunjungan ini juga disambut Ketua BPMS GMIM Pdt DR Hein Arina MTh bersama jajarannya.

Dalam pertemuan tersebut dilakukan dialog oleh Kapolda Sulut soal kaitan dengan peristiwa pengeboman gedung gereja di Surabaya yang dilakukan oleh orang yang tidak bertanggung jawab.

Kepada pihak BPMS GMIM, Waskito meminta dapat membuat edaran kepada seluruh jemaat melalui setiap BPMJ yang berisikan bahwa dengan adanya peristiwa pemboman gedung gereja di Surabaya, jemaat tidak perlu panik atau takut tetapi harus meningkatkan kewaspadaan.

“Yang terpenting juga jemaat jangan terprovokasi sehingga menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan bersama. Kepolisian berharap GMIM sebagai gereja terbesar di Sulut untuk berperan penting dalam menjaga keharmonisan antar umat beragama dan tidak terpicu oleh berbagai informasi terkait peristiwa di Jawa Timur itu,” kata Waskito.

Hal senada disampaikan Walikota JFE kepada seluruh masyarakat Kota Tomohon didalamnya jemaat GMIM untuk tetap tenang, waspada dan terus menjaga keamanan serta kenyamanan disetiap lingkungan. “Marilah kita terus menjaga kebersamaan dalam keberagaman agama, tingkatkan toleransi antar umat beragama, bina hidup rukun dan damai, sehingga tidak percuma Kota Tomohon disebut kota religius, bahkan telah diakui oleh pemerintah pusat dalam kerukunan keberagamaannya lewat penghargaan Harmony Awards”, ujar JFE.

Sementara itu dihadapan Kapolda Sulut, pihak BPMS GMIM memintakan dalam setiap peribadatan di gereja baik kalangan GMIM bahkan denominasi agama lainnya, kiranya ada personil kepolisian minimal 1 orang untuk turut menjaga keamanan dalam jalannya ibadah. Pertemuan tersebut diakhiri dengan doa bersama untuk keamanan Sulut dan Indonesia pada umumnya. (davyt)