Informasi Terkini Sulawesi Utara - Media Online Sulut|Friday, October 19, 2018
  • Formulir Kelengkapan Persyaratan Administrasi Dapat Di Unduh Pada http://kpu-sulutprov.go.id
  • PENGUMUMAM PENDAFTARAN CALON ANGGOTA KPU KABUPATEN MINAHASA TENGGARA PERIODE 2018-2023
  • Jual Tanah di Jalan.SEA, Sertifikat Hak Milik, Luas Tanah 2.777M2. Tertarik : Hub.081 340 733 991
Anda disini: Home » Advertorial » Sumendap Bawa Mitra Raih Penghargaan Kabupaten Layak Anak

Sumendap Bawa Mitra Raih Penghargaan Kabupaten Layak Anak 

IMG_20180810_224946309
SULUTDAILY, Mitra – PRESTASI gemilang kembali ditorehkan Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara, semenjak tampuk pimpinan dikendalikan James Sumendap SH sebagai Bupati.

Kali ini, daerah hasil pemekaran Minahasa Selatan ini berhasil meraih Award Kabupaten Layak Anak (KLA) kategori Pratama tahun 2018 dari Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.
_IMG_000000_000000
Penghargaan sebagai Kabupaten Layak Anak diterima langsung Bupati James Sumendap SH yang diserahkan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Prof.DR. Yohana Susana Yambesi Dip. Aling, MA pada puncak perayaan Hari Anak Nasional di Dyandra Convention Center Surabaya, Senin (23/7/2018).

Minahasa Tenggara berhak menyandang status sebagai Kabulaten Layak Anak, karena mampu memenuhi semua idikator penilaian dengan variabel yang terukur pelaksanaannya terkait penerapan sistem pembangunan berbasis hak anak melalui pengintegrasian komitmen dan sumber daya pemerintah, masyarakat dan dunia usaha, yang terencana secara menyeluruh dab berkelanjutan
_IMG_000000_000000
“Ini adalah pembuktian atas kerja keras, kerja nyata dan kerjasama tim torang samua sehingga Mitra semakin maju dan terus berprestasi,” ujar Sumendap didampingi Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Minahasa Tenggara, Phebe Punuindong usai menerima penghargaan dimaksud. (Advertorial)

INDIKATOR KABUPATEN LAYAK ANAK :

>Secara Kelembagaan:
1. Jumlah peraturan perundang-undangan dan kebijakan Pemenuhan Hak dan Perlindungan Anak (PHPA)
2. Presentase Anggaran PHPA meningkat setiap tahun
3. SDM terlatih Konvensi Konvensi Hak Anak (KHA) meningkat setiap tahun, terutama tenaga layanandi bidang Pendidikan, Kesehatan, Sosial dan Penegak Hukum
4. Keterlibatan lembaga masyarakat dan media massa dalam PHPA
5. Keterlibatan dunia usaha dalam PHPA
6. Jumlah kegiatan inovatif

>Indikator Substansi (5 Klaster Hak Anak):
1. Hak Sipil dan Kebebasan
2. Lingkungan Keluarga dan Pengasuhan Alternatif
3. Kesehatan dan Kesejahteraan Dasar
4. Pendidikan, pemanfaatan waktu luang dan kegiatn budaya
5. Perlindungan khusus