Stimulus BI Sulut untuk Desa Bahoi, Penyangga KEK Pariwisata Likupang

Stimulus BI Sulut untuk Desa Bahoi, Penyangga KEK Pariwisata Likupang

SULUTDAILY|| Minut- Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Sulawesi Utara Arbonas Hutabarat meresmikan bantuan Program Sosial Bank Indonesia (PSBI) di Desa Bahoi, Kecamatan Likupang Barat, Minut Senin (05/09/2020).

Menurut Arbonas, Desa Bahoi merupakan salah satu dari 5 destinasi pariwisata super prioritas yang ditetapkan pemerintah untuk dimaksimalkan pembangunan pariwisatanya. Likupang menjadi daerah pariwisata super prioritas bersanding dengan Danau Toba, Borobudur, Mandalika, dan Labuan Bajo.

Oleh karena itu, berdasarkan Peraturan Pemerintah No.84 tahun 2019, Likupang telah ditetapkan sebagai Kawasan Ekonomi Khusus Pariwisata. Berdasarkan Peraturan pemerintah tersebut, konsep KEK Likupang akan mengembangkan resort kelas premium dan menengah, budaya, serta pengembangan WaIIace Conservation.

“Sebagai daerah penyokong pariwisata di KEK Likupang, Desa Bahoi memiliki hutan dan pantai Mangrove serta wisata bahari ini menjadi sangat strategis bagi pengembangan pariwisata di Sulut yang dikenal dengan wisata baharinya,” kata Arbonas saat memberikan sambutan.

Pengembangan pariwisata oleh Bank Indonesia di Desa Bahoi ini dilakukan fokus pada 3A 2P yaitu Attraction, Amenities, Access , People (SDM) dan Promotion.

Attraction berupa Rumah Apung. Amenities berupa petunjuk arah dan katalog biota laut dan Mangrove. Access berupa Jembatan Gantung dan jembatan Bambu serta kapal untuk menyebrang ke rumah apung.

BI juga membantu
mempromosikan dalam bentuk video promosi yang akan disebarluaskan/viralkan.
People berupa pengembangan SDM Desa Bahoi khususnya Pokdarwis.

“Bantuan kami berupa Rumah Apung, Jembatan Gantung, beserta sarana dan prasana penunjang antara lain alat snorkling, jembatan bambu, dan kapal) di Desa Bahoi dengan nilai sebesar Rp499.694.000. BI hanya memberikan stimulus dan diharapkan ada kolaborasi kerja antara Pemerintah Provinsi Sulut, Minahasa Utara dengan CV warga Desa untuk menjadikan Bahoi sebagai destinasi Desa Ekowisata yang dicari wisatawan,” ujar Arbonas kemudian menyerahkan bantuan secara simbolis kepada Kepala Desa Bahoi Daud Dalero selaku perwakilan desa penerima PSBI.

Hadir dalam peresmian bantuan tersebut Karo Perekonomian Provinsi Sulut Hanny Wayong , Pjs. Bupati Minahasa Utara Clay Dondokambey bersama sejumlah pejabat teras Pemkab Minut, Koordinator Manengkel Solidarita Aviando Imanuel Manarsip (Mitra dalam pengembangan Desa Wisata Bahoi) dan Ketua ASITA Sulawesi Utara Ibu Merry.(***)

CATEGORIES
TAGS
Share This