Informasi Terkini Sulawesi Utara - Media Online Sulut|Thursday, January 18, 2018
  • Jual Tanah di Jalan.SEA, Sertifikat Hak Milik, Luas Tanah 2.777M2. Tertarik : Hub.081 340 733 991
Anda disini: Home » Berita Sulut » Soal Pilkada, Ini Alasan Sumendap Pilih Legi Sebagai Calon Wabub…..

Soal Pilkada, Ini Alasan Sumendap Pilih Legi Sebagai Calon Wabub….. 

_IMG_000000_000000

SULUTDAILY, Ratahan – Mendaftarnya James Sumendap SH dan Jocke Legi (JS-Oke) sebagai calon bupati dan calon wakil bupati Minahasa Tenggara (Mitra) ke KPU setempat, menarik disimak dan diikuti. Selain digadang-gadang pasangan ini bakal melawan kotak kosong setelah mendapatkan dukungan 8 Partai Politik (Parpol) atau 24 kursi dari 25 kursi yang tersedia, ada hal mengejutkan terjadi pada ajang politik lima tahunan ini.

Hal mengejutkan tersebut, kala Sumendap memilih Jocke Legi sebagai Cawabup mendampingi dirinya maju pada Pilkada tahun ini.

Pemilihan Oke sebagai pendamping Sumendap bisa dibilang menggegerkan banyak kalangan. Pasalnya, Oke hanyalah orang sederhana dari kalangan pedagang kaset DVD dan barang elektronik di pasar Tombatu yang sama sekali tidak diperhitungkan dalam bursa pencalonan Cawabup pendamping JS. Bahkan dibandingkan dengan nama-nama tenar yang mencuat selama ini sering diberitakan serta dibicarakan masyarakat bakal mendampingi Sumendap, tidak sekalipun menyebutkan atau memprediksi nama Jocke Legi. Lalu hal apa yang menjadi alasan JS menjatuhkan pilihanya kepada Oke…?

“Beberapa waktu lalu, memang nama Pak Jocke belum masuk kandidat. Dari hasil survei yang merekomendasikan ketika dipasangkan dengan beberapa calon, kemampuan sumbangan suara Calon Wakil Bupati kepada saya itu hanya sekitar 3 sampai 4%. Jadi dominannya ke saya, itu survei yang mengatakan, bukan saya, itu ilmiah,” ujar Sumendap saat konfrensi pers waktu lalu di Kantor KPU Mitra, Senin (8/1/2018).

Sumendap menjelaskan alasan memilih seorang figur untuk mendampinginya. Menurutnya, sejak 2012-2013 kala menjadi Calon Bupati, dirinya memiliki keinginginan kuat membangun Mitra serta mensejahterakan masyarakatnya.

“Kriteria utama untuk menjadi Cawabup mendampingi saya adalah kekayaannya ada di kepala, kekayaan yang tidak kelihatan tapi tidak bisa diambil siapapun dan ini ada pada bapak Oke Legi. Masa depan Mitra juga ditentukan dalam proses demokrasi dan ketika prosesnya dirusak kepentingan-kepentingan kekuasaan dengan kepentingan sesaat, mau dibawa kemana rakyat, generasi muda di kabupaten ini. Sehingga ketika saya memutuskan Pak Legi mendampingi saya pada pencalonan kali ini, itu menjawab bahwa ada generasi-generasi hebat di Minahasa Tenggara yang nanti akan sama visi-misinya dengan saya dalam membangun Mitra lebih maju lagi. Menjadi Bupati dan Wakil Bupati syaratnya bukan berapa besar uangnya, tapi seberapa besar kemampuan dia, seberapa besar ilmu dia yang akan dirinya terapkan untuk mensejahterakan masyarakat,” jelas James Sumendap. (Hengly Langoy)