Informasi Terkini Sulawesi Utara - Media Online Sulut|Friday, May 25, 2018
  • JW Digital Printing Cetak Baliho Dengan Harga Rp.30.000/meter..Materi Baliho Kirim di WA:081340733991 ..Design Gratis!!
  • Jual Tanah di Jalan.SEA, Sertifikat Hak Milik, Luas Tanah 2.777M2. Tertarik : Hub.081 340 733 991
Anda disini: Home » Berita Sulut » Tomohon » SAS Lakukan Konsultasi Pada Menteri PPPA RI

SAS Lakukan Konsultasi Pada Menteri PPPA RI 

SAS Lakukan Konsultasi Pada Menteri PPPA RI

 SULUTDAILY|| Tomohon – Wakil Walikota Tomohon Syerly Adelyn Sompotan (SAS) didampingi Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Tomohon dr Olga Karinda MKes melakukan konsultasi di Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI (18/7/2017) dan diterima langsung oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Susana Yembise.

Dalam konsultasi tersebut, Wawali SAS menjelaskan berkaitan dengan pelaksanaan program pemerintah pusat dalam pencapaian serta perolehan penghargaan Kota Layak Anak di Daerah Kabupaten/Kota, didalamnya berkaitan juga dengan program perlindungan anak. “Untuk hal ini bukan hanya dalam rangka capaian penghargaan semata, tetapi sebagai program dalam rangka mewujudkan terjaminnya hak serta perlakuan yang layak bagi anak”, kata Sompotan.

Kesempatan itu, SAS mempresentasikan agenda tahunan Pemkot Tomohon yakni TIFF (Tomohon Internasional Flower Festival) yang akan digelar bulan Agustus nanti secara langsung kepada Menteri PPPA RI dengan menyerahkan undangan agenda tersebut, sekaligus mengundang menjadi salah satu juri dalam kegiatan pemilihan ratu bunga. “Kami sangat berharap akan kehadiran Menteri PPPA RI sekaligus berharap pihak kementerian dapat berpartisipasi mengikuti float pawai kendaraan hias”, ujar Sompotan.

Sementara itu, Menteri Yembise menjelaskan untuk menetapkan kabupaten/kota memperoleh penghargaan Kota Layak Anak adalah dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia dan tentunya memiliki kelompok indikator penilaian yang meliputi penguatan kelembagaannya, pengasuhan anak, kesehatan dan kesejahteraan anak, pendidikan serta perlindungan khusus. “Kami yakin Kota Tomohon akan dapat melaksanakan program ini dan memperoleh penghargaan Kota Layak Anak”, ucap Yembise. (davyt)