Sambut Natal, KLiR, PAAL dan Linekepan Jakarta Berbagi Kasih di Likupang Raya

Sambut Natal, KLiR, PAAL dan Linekepan Jakarta Berbagi Kasih di Likupang Raya

SULUTDAILY||LIKUPANG – Opa Alo (70-an) sedang sakit demam ketika bingkisan Natal itu tiba. Dia sangat terkejut karena ada belasan orang yang mendatangi ‘gubuknya’ sore jelang malam Minggu (08/12/2019) dan memang tanpa pemberitahuan sebelumnya.

Ketika bingkisan diterima, Opa Alo terus tersenyum dan berulang kali mengucapkan terima kasih karena bingkisan berupa sembako yang dibawa langsung ke rumahnya yang berlokasi cukup jauh dari jalan raya utama di Desa Sarawet, Kecamatan Likupang Timur, Kabupaten Minahasa Utara. Tim yang turun membawa bingkisan Natal memang harus ‘melalui hutan’ dan sungai kecil untuk mencapai lokasi tempat tinggal kakek ini.

Opa Alo memang hidup sebatang kara. Sudah belasan tahun ia merantau sendiri ke Desa Sarawet dan bekerja sebagai penggarap ladang. Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, ia menanam padi, pisang dan kerja serabutan. Ia mengaku betah tinggal di desa ini karena tanahnya yang subur dan masyarakatnya yang ramah. “Senang tinggal di sini banyak orang kampung ini yang bae (baik, red). Ada sudara yang bantu, kalau cuma makanan selalu ada,” ujar Opa bermarga Manayang ini.

Marlen Sumual tim yang membawa bingkisan ke Desa Marinsow dan sekitarnya juga merasa iba ketika mengetahui bahwa masih banyak orang lanjut usia (lansia) yang hidup apa-adanya bahkan kekurangan, dengan kondisi kesehatan yang kurang baik. Ia pun bersyukur bisa terlibat dengan kegiatan ‘berbagi kasih’ yang disponsori Komunitas Likupang Raya (KLiR), Perkumpulan Anak-anak Likupang di Manado (PAAL) dan Linekepan Jakarta.

“Kegiatan ini bertujuan untuk memaknai hari Natal sebagai Hari Kelahiran Yesus Kristus yang selalu meneladankan kasih kepada sesama. Bersyukur sekali karena dari kegiatan ini, tercipta kerjasama antara beberapa komunitas yang beranggotakan sejumlah warga Likupang yang ada di Likupang ataupun sedang merantau,” ungkap Ketua Komunitas Likupang Raya (KLiR) Arnold Nelwan Sompie kepada media ini, Minggu (15/12/2019).

Ditambahkan Ketua Harian KLiR, Jelly Maramis, jika program ini tercetus begitu saja ketika aktivitas diskusi komunitas ini kian eksis di dunia maya. Komunitas ini sudah lama ada dan bertahan karena memanfaatkan secara positif media sosial yaitu melalui Grup Facebook: ‘Komunitas Likupang Raya’. “Kami berbeda-beda profesi dan ‘warna-warni.’ Bukan partai bukan LSM atau Yayasan yang punya pendonor tetap. Kami hanya orang-orang biasa yang sadar bahwa untuk memajukan suatu daerah, untuk membuat tempat tinggal yang nyaman, harus ada saling peduli dengan sesama dari hal-hal kecil, misalnya berbagi kasih saat hari raya. Semoga di momentum hari raya yang lain kami juga bisa melakukan kegiatan seperti ini,” ujar Maramis.

Adapun kegiatan berbagi kasih lewat bingkisan Natal ini masih terus berlangsung untuk wilayah Kecamatan Likupang Timur, Likupang Barat dan Likupang Selatan. Ada 150 paket yang disiapkan dan sasaran penerima diprioritaskan para lansia yang hidup sebatang kara, lansia yang masih membutuhkan uluran tangan, keluarga kurang mampu (KKM) dan aktivis gereja seperti kostor dan lainnya yang terverifikasi. (yr)

CATEGORIES
TAGS
Share This