Informasi Terkini Sulawesi Utara - Media Online Sulut|Thursday, January 18, 2018
  • Jual Tanah di Jalan.SEA, Sertifikat Hak Milik, Luas Tanah 2.777M2. Tertarik : Hub.081 340 733 991
Anda disini: Home » Berita Sulut » Salak Pangu Tarik Minat Menko PMK, PUAN MAHARANI

Salak Pangu Tarik Minat Menko PMK, PUAN MAHARANI 

_IMG_000000_000000

SULUTDAILY, Mitra – Selain kehadiran Ketua DPC PDI-P Minahasa Tenggara (Mitra) James Sumendap SH, ada yang menarik dan menjadi pusat perhatian berbagai kalangan tokoh serta pejabat Pemerintah RI selaku kader partai berlambang banteng yang hadir dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Tiga Pilar PDI-Perjuangan di ICE Convention Center, Tanggerang.

Hal tersebut terjadi saat banyaknya orang berdatangan di Stand Komoditi Pertanian asal Minahasa Tenggara (Mitra), untuk mencicipi hasil bumi yang ditawarkan seperti Gula Aren dan Salak Pangu.

Menariknya selain pengunjung dan para kader PDI-P yang berdatangan dari berbagai daerah, ternyata Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) RI, Puan Maharani saat mencicipi buah Salak Pangu, sangat meminati dan menikmatinya. Bahkan baginya, Salak asal Mitra ini istimewa dan begitu lezat serta berbeda dengan yang dimiliki daerah lain. Hal itu diungkapkan Sekretaris PDIP Mitra, Samuel Montolalu SH.

“Ibu Puan beserta kader PDIP dan pengunjung lainnya datang ke stand Kabupaten Mitra serta mencoba beberapa hasil bumi yang kami tawarkan. Pada kesempatan itu selain Gula Aren, Ibu Puan juga mencicipi Salak Pangu dan ternyata beliau sangat menyukai rasa buahnya serta begitu menikmati. Setelah itu kami pun berdiskusi tentang kondisi pertanian di Kabupaten Mitra,” beber Montolalu, Minggu, (17/12/2017).

Sementara Kepala Dinas Pertanian Mitra, Elly Sangian, menjelaskan bahwa keunikan Salak Pangu adalah tidak bisa ditanam ditempat lain.

“Salak Pangu sangat spesifik karena tetap berbuah meski tidak dikawinkan. Itulah yang membuat buahnya berbeda dengan daerah lain, serta kedepan nanti akan dilakukan pengembangan, juga kami akan koordinasikan dengan perindustrian mengelolah Salak Pangu menjadi Wine,” jelas Sangian. (Hengly Langoy)