Informasi Terkini Sulawesi Utara - Media Online Sulut|Saturday, November 17, 2018
  • Formulir Kelengkapan Persyaratan Administrasi Dapat Di Unduh Pada http://kpu-sulutprov.go.id
  • PENGUMUMAM PENDAFTARAN CALON ANGGOTA KPU KABUPATEN MINAHASA TENGGARA PERIODE 2018-2023
  • Jual Tanah di Jalan.SEA, Sertifikat Hak Milik, Luas Tanah 2.777M2. Tertarik : Hub.081 340 733 991
Anda disini: Home » Berita Sulut » RPJMD 2018-2023 Resmi di Buka, Visi Misi JS-Oke Dipaparkan

RPJMD 2018-2023 Resmi di Buka, Visi Misi JS-Oke Dipaparkan 

_IMG_000000_000000

SULUTDAILY, Ratahan – Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara (Pemkab Mitra), menggelar konsultasi publik rancangan awal (Ranwal) tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2018-2023, di Lamet Village, Kamis (1/11/2018, Ratahan.

Wakil Bupati Jocke Legi saat membuka kegiatan mengatakan, penyusunan RPJMD kabupaten Minahasa Tenggara untuk lima tahun kedepan, sesuai dengan visi-misi Bupati dan Wakil Bupati hasil Pemilihan Kepala Daerah serentak beberapa waktu lalu. Dirinya menjelaskan bahwa ada 5 program ‘S’ yang merupakan misi pemkab Mitra sebagai prioritas utama.

“Pertama Sukses pendidikan, kesehatan dan pemberdayaan masyarakat, kedua Sukses perekonomian, ketiga Sukses pembangunan, keempat Sukses lingkungan hidup dan yang terakhir Sukses kepemerintahan. Juga disamping itu mari menyatukan tekad dan langkah secara bersama-sama dalam mewujudkan visi kepemerintahan saya dan pak Bupati James Sumendap, untuk periode 2018-2023 dengan tujuannya menjadikan Mitra yang berdaulat, berdikari dan berkepribadian,” papar Jocke, sembari berharap program visi-misi tersebut dapat didukung penuh jajaran perangkat daerah serta seluruh masyarakat Minahasa Tenggara pada umumnya.

Menurut Wabup, misi merupakan langkah-langkah dan strategi yang dilakukan untuk mewujudkan visi tersebut. Kedua hal itu sangat makro serta belum operasional, sehingga harus dijabarkan lebih lanjut kedalam tujuan, sasaran, strategi, kebijakan sampai dengan program prioritas. Lagi menurutnya, mewujudkannya bukan pekerjaan mudah dan tidak bisa dilakukan hanya satu atau dua orang saja. Perlu adanya sinergi, kolaborasi, diskusi serta proses panjang lainnya. “Forum konsultasi publik ini dimaksudkan untuk menjaring aspirasi dari seluruh pemangku kepentingan pada tahap awal. Termasuk kepentingan terhadap pembangunan daerah untuk lima tahun kedepan. Jadi saya meminta serta mengharapkan kepada seluruh lapisan masyarakat dan unsur kelembagaan yang hadir pada kegiatan ini, agar dapat memberikan masukan-masukan yang positif dan konstruktif,” tukasnya.

Wabup Jocke Legi pun berharap, RPJMD tahun 2018-2023 menjadi perhatian bersama semuanya. Ia pun meminta, hal pertama harus dilakukakan ialah seluruh perangkat daerah agar dapat menjabarkan visi dan misi kabupaten Mitra sebaik-baiknya. Program prioritas beserta indikator kinerjanya terukur dan tersedianya data relevan yang terkait langsung dengan pencapaian visi dan misi. Sekaligus dalam rangka penyelesaian permasalahan daerah. Kedua, adanya perubahan paradigma pembangunan dari money follow function menjadi money follow program prioritas yang benar-benar dilakukan. Jangan sampai program yang telah direncanakan tidak berorientasi pada manfaat untuk rakyat serta prioritas mencapai tujuan pembangunan.

Selanjutnya, program kegiatan yang secara nomenklatur tidak jelas dan tidak memiliki nilai manfaat bagi rakyat perlu ditindaklanjuti sembari dibenahi agar benar-benar bisa dicanangkan sehingga bisa terealisasi manfaatnya. Dan terakhir atau yang keempat, simultan penyusunan RPJMD dimasing-masing perangkat daerah untuk berproses terkait penyusunan renstra yang mengacu pada ranwal RPJMD. Sekaligus berharap proses konsultasi publik dan lainnya dalam penyusunan RPJMD tahun 2018 -2023 bisa berjalan dengan baik dan lancar, hingga target untuk menyusun dan menentapkan RPJMD paling lambat 6 bulan sejak pelantikan Bupati dan Wakil Bupati akan tercapai. (Hengly Langoy)