Informasi Terkini Sulawesi Utara - Media Online Sulut|Thursday, December 14, 2017
  • Jual Tanah di Jalan.SEA, Sertifikat Hak Milik, Luas Tanah 2.777M2. Tertarik : Hub.081 340 733 991
Anda disini: Home » Berita Sulut » Totabuan » Rajid Sanggilang Didaulat Rakyat Pileg 2019 Bolmut

Rajid Sanggilang Didaulat Rakyat Pileg 2019 Bolmut 

Masyarakat Kabupaten Bolaang mongondow utara (Bolmut), khususnya di kecamatan Bintauna dan Sangkub mulai melirik figur-figur yang layak diberikan amanah dan tanggung jawab di Dewan perwakilan rakyat daerah (DPRD) Bolmut.

SULUTDAILY, BOLMUT – Masyarakat Kabupaten Bolaang mongondow utara (Bolmut), khususnya di kecamatan Bintauna dan Sangkub mulai melirik figur-figur yang layak diberikan amanah dan tanggung jawab di Dewan perwakilan rakyat daerah (DPRD) Bolmut.

Pada hal, pemilahan calon legislatif (Caleg) dikab. Bolmut baru akan digelar pada tahun 2019 nanti. Tapi nama-nama atau figur, tokoh dan juga birokrat mulai bermunculan satu persatu di permukaan dan menjadi bahan perbincangan dikalangan masyarakat.

Terbaru, satu nama yang mulai ramai dibicarakan dan disebut-sebut dikalangan masyarakat Kecamatan bintauna-sangkub yaitu sosok muda Rajid Sanggilang yang merupakan putra sulung dari sangadi desa kuhanga I.K. Sanggilang dan ibunda Mariam mooliango.

Rekam jejak karir Beliau terbilang tidak mudah, bagaimana tidak, setelah lulus sekolah menengah atas (SMA) bintauna pada tahun 1994 Rajid sanggilang mencoba peruntungan dan merupakan cita-cita beliau dengan mengikuti sekolah polisi (Akademi polisi) pada tahun 1995. Langkah Rajid sanggilang harus terhenti sampai pada titik Pantohir, karena ada beberapa administrasi yang tidak dapat dipenuhi beliau.

Pada tahun 1997 Rajid sanggilang memutuskan untuk menikah dengan Risnawaty doda yang merupakan putri ketiga dari Bapak Baditon doda dan Ibunda Haria hanai serta memiliki dua orang putra, Syafrie sanggilang yang pada saat ini sedang duduk dibangku kuliah di Politehnik manado, dan yang kedua Syafrin sanggilang yang masi duduk bangku sekolah dasar (SDN 1 bunong).

Setelah menikah, pada tahun 1998 Rajid sanggilang memutuskan untuk menjadi kondektur (Kenek) mini bus (Mobil penumpang) untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari. Mengingat, dimasa itu lapangan pekerjaan masi tergolong sulit dan pemasukan karyawan tidak bisa memenuhi kebutuhan keluarga kecil Rajid sanggilang dimasa itu.

Sampai pada tahun 2002 Rajid sanggilang mencoba peruntungannya dengan menjadi sopir taksi gelap trayek manado-bintauna walau masi sebatas digaji oleh orang lain, sampai pada akhirnya Rajid sanggilang mampu memiliki mobil sendiri pada tahun 2013 sampai saat ini.

Kurang lebih 19 tahun Rajid sanggilang bergelut dengan peluh guna untuk memperoleh pundi-pundi Rupiah, sampai dimana Rakyat menginginkan beliau untuk menjadi Calon legislatif (Caleg) di dapil bintauna-sangkub.

Pengamat politik, sekaligus Ketua DPD kab. Bolmut Fraksi Partai solidaritas indonesia (PSI) Vikry Gam, S.pd.i. mengatakan, Sudah menjadi keharusan dan menjadi hak setiap warga negara untuk memilih dan dipilih tentunya sudah diatur dalam undang-undang, teranya.

Melihat sepak terjang serta manuver saudara kita Rajid sanggilang sudah sepatutnya diberi apresiasi setinggi-tingginya, Karena bukan tidak mungkin keinginannya bisa terpenuhi. Apa lagi dia “Rajid sanggilang” memiliki jiwa sosial terhadap orang lain, sambungnya.

Kedekatannya dengan masyarakat (penumpang) dibeberapa tahun terakhir ini, bisa menjadi strategi politik yang patut diwaspadai setiap lawan yang memiliki keinginan yang sama untuk maju di pemilihan Calon legislatif (Caleg) 2019 nanti. Tutup Vikry sapa akrabnya. (ricky)