Informasi Terkini Sulawesi Utara - Media Online Sulut|Wednesday, December 19, 2018
  • Formulir Kelengkapan Persyaratan Administrasi Dapat Di Unduh Pada http://kpu-sulutprov.go.id
  • PENGUMUMAM PENDAFTARAN CALON ANGGOTA KPU KABUPATEN MINAHASA TENGGARA PERIODE 2018-2023
  • Jual Tanah di Jalan.SEA, Sertifikat Hak Milik, Luas Tanah 2.777M2. Tertarik : Hub.081 340 733 991
Anda disini: Home » Berita Sulut » Program Rumah Layak Huni, 200 Keluarga di Mitra Terima Bantuan

Program Rumah Layak Huni, 200 Keluarga di Mitra Terima Bantuan 

_IMG_000000_000000

SULUTDAILY, Ratahan – Sebanyak 200 kepala keluarga (KK) yang tersebar di lima wilayah yakni Kecamatan Touluaan, Tombatu, Tombatu Utara, Tombatu Timur dan Ratahan, menerima Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dari Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra). Program tersebut merupakan bukti nyata kepedulian Bupati James Sumendap SH terkait peningkatan kualitas rumah yang layak huni kepada masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Bantuan ini pun terbagi dari 25 unit untuk Desa Lobu kecamatan Touluaan, Betelen Satu dan Tombatu Satu (Tombatu) masing-masing 25 unit. Winorangian 25 unit dan Tombatu Tiga 25 unit (Tombatu Utara). Untuk kecamatan Tombatu Timur ada Desa Molompar Dua Utara dan Molompar Atas yang masing-masingnya juga 25 unit. Dan terakhir 25 unit untuk kelurahan Lowu Utara kecamatan Ratahan.

“Untuk tahun 2018 ini, ada 200 keluarga yang mendapatkan BSPS dan masing-masingnya menerima bantuan senilai Rp.15 juta dalam bentuk bahan bangunan, bukan uang tunai. Dan saat ini sementara tahap pengerjaan serta ditargetkan rampung pada tanggal 30 Desember mendatang,” ungkap Drs Gotlieb Mamahit, selaku Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman Mitra.

Menurut Gotlieb, BSPS merupakan bantuan pemerintah berupa stimulan bagi MBR untuk meningkatkan keswadayaan dalam pembangunan atau peningkatan kualitas rumah beserta prasarana, sarana, dan utilitas umum (PSU). Selain itu, program tersebut pula menjadi dorongan bagi masyarakat untuk bisa bergotong-royong dalam meningkatkan kualitas rumah tidak layak huni atau RTLH.

“Perlu diketahui, dari beberapa unit rumah yang mendapat bantuan, lainnya dalam tahap progres pelaksanaan pembangunan fisik bahkan diantaranya sudah memasuki tahap penyelesaian akhir. Kami juga ingin melalui bantuan BSPS ini, masyarakat yang rumahnya tidak layak huni bisa menjadi layak huni dan berharap program ini dapat didukung sepenuhnya oleh pemerintah kecamatan maupun desa-desa setempat. Sebab, kegiatan pembangunan rumah sangat berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan ekonomi warga,” tukasnya. (Hengly Langoy)