Informasi Terkini Sulawesi Utara - Media Online Sulut|Thursday, June 21, 2018
  • JW Digital Printing Cetak Baliho Dengan Harga Rp.30.000/meter..Materi Baliho Kirim di WA:081340733991 ..Design Gratis!!
  • Jual Tanah di Jalan.SEA, Sertifikat Hak Milik, Luas Tanah 2.777M2. Tertarik : Hub.081 340 733 991
Anda disini: Home » Politik » PKB: Koalisi Partai Islam Sulit Direalisasikan

PKB: Koalisi Partai Islam Sulit Direalisasikan 

Ketua DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Helmy Faishal Zaini, Ketua Umum DPP PKB, Muhaimin Iskandar, Sekjen DPP PKB, Imam Nahrawi, dan Bendahara DPP PKB, Bambang Susanto berfoto bersama usai menggelar jumpa pers di Kantor DPP PKB

SULUTDAILY|| Jakarta- Marwan Jafar, Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPR mengakui partainya memiliki modal besar untuk membangun dan memimpin koalisi partai Islam. Jika dibandingkan dengan Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP), perolehan PKB berdasarkan hasil hitung cepat–mendapat 9 persen suara adalah yang terbesar.

Menurut Marwan mengatakan koalisi partai Islam atau yang pada pemilu 2009 lalu disebut “Poros Tengah” itu sulit untuk direalisasikan. Pasalnya, setiap partai punya egonya masing-masing. Walau pun modalnya cukup, tapi siapa yg mau diusung partai Islam.

‘’ PAN sudah mengusung calon presidennya sendiri yakni Hatta Rajasa, PKS dengan sejumlah capresnya: Anis Mata, Ahmad Heryawan dan Hidayat Nur Wahid, serta PPP yang menyebut sejumlah nama sebagai capres, termasuk ketua umumnya, Suryadharma Ali. Saya rasa tidak ada yang bisa menyatukan ketiga partai itu,‘’ujarnya.

Komunikasi politik pun sudah dilakukan terhadap ketiga partai itu. Sejumlah kader PKB berharap koalisi itu dihasilkan. Tapi, dia mengakui hal itu bukan perkara gampang. Karena itu, PKB lebih berharap untuk berkoalisi dengan partai nasionalis. “PKB ada kecenderungan lebih kuat berkoalisi dengan partai nasionalis,”  kata Marwan.

Sejauh ini, yang sudah menyambangi PKB adalah calon presiden dari Partai Demokrasi Indonesia (PDIP), Joko Widodo alias Jokowi. PKB pun, kata Marwan, menyambut baik kedatangan PDIP, dan masih membahas bentuk dukungan yang lebih kongkrit. (Tribunnews/Jr)