Informasi Terkini Sulawesi Utara - Media Online Sulut|Saturday, November 17, 2018
  • Formulir Kelengkapan Persyaratan Administrasi Dapat Di Unduh Pada http://kpu-sulutprov.go.id
  • PENGUMUMAM PENDAFTARAN CALON ANGGOTA KPU KABUPATEN MINAHASA TENGGARA PERIODE 2018-2023
  • Jual Tanah di Jalan.SEA, Sertifikat Hak Milik, Luas Tanah 2.777M2. Tertarik : Hub.081 340 733 991
Anda disini: Home » Berita Sulut » Manado » Pertahankan Pancasila sebagai Ideologi Bangsa

Pertahankan Pancasila sebagai Ideologi Bangsa 

Pertahankan Pancasila sebagai Ideologi Bangsa

Perayaan Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober

SULUT DAILY|| Manado- Selasa 1 Oktober 2013,  Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Manado, Drs. Rum Usulu, menjadi Inspektur Upacara (Irup) pada peringatan Hari Kesaktian Pancasila yang dilaksanakan di Lapangan Sparta Tikala, Manado.

Tahun 2013 ini, peringatan Hari Kesaktian Pancasila mengambil tema ‘Mewujudkan Nilai-Nilai Pancasila sebagai Kepribadian Bangsa’. Makna yang ingin dikedepankan adalah bagaimana memperkokoh Pancasila sebagai sumber nilai jatidiri bangsa dan sebagai fondasi sekaligus acuan dalam mewujudkan Indonesia yang adil, makmur, dan sejahtera, bersama 3 pilar dan konsensus nasional yaitu UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika dan NKRI.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Manado saat membacakan sambutan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Muhammad Nuh mengatakan, Pancasila telah mempesatukan kita sebagai bangsa dan negara yang utuh. Sejak reformasi 1998, Pancasila seolah-olah kurang memperoleh Perhatian bersama, sehingga dikhawatirkan memudar bersama sejarah masa lalu.

Usulu juga mengajak agar masyarakat tetap berusaha dan berjuang untuk mempertahankan Pancasila sebagai Ideologi. “Kita semua harus tetap berusaha dan berjuang secara sungguh-sungguh untuk mempertahankan Pancasila sebagai ideologi bangsa dan pemersatu Negara Republik Indonesia,” ajak Asisten.

Lebih lanjut dituturkan Asisten Dua , “Kepribadian suatu bangsa, selain dipengaruhi oleh nilai-nilai yang tumbuh dan berkembang didalam bangsa itu sendiri, juga dipengaruhi bengsa-bangsa lain, sebagai akibat interaksi dinamis. Tapi, bangsa yang berkepribadian adalah bangsa yang mampu menunjukkan karakternya, tanpa harus kehilangan kesempatan dan kemampuan berinteraksi dengan bangsa-bangsa lain,” tuturnya.

Saat mengakhiri membacakan sambutan Menteri, Asisten menegaskan  Peringatan Hari Kesaktian Pancasila seperti yang kita peringati haruslah kita pandang sebagai upaya melestarikan, mengembangkan dan mempromosikan Pancasila sebagai sumber nilai yang telah teruji,” pungkasnya.(WiN)

Pertahankan Pancasila sebagai Ideologi Bangsa