Informasi Terkini Sulawesi Utara - Media Online Sulut|Tuesday, June 27, 2017
  • Jual Tanah di Jalan.SEA, Sertifikat Hak Milik, Luas Tanah 2.777M2. Tertarik : Hub.081 340 733 991
Anda disini: Home » Berita Sulut » Manado » Perempuan GMKI Manado Lakukan Konsolidasi di Student Centre

Perempuan GMKI Manado Lakukan Konsolidasi di Student Centre 

Perempuan GMKI Manado Lakukan Konsolidasi di Student Centre

Bahas Isu Perempuan dan Anak di Sulut

SULUTDAILY|| Manado- Perempuan Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Manado melakukan konsolidasi di Student Centre Jl Kampus Timur 15 Kleak terkait menjawab berbagai isu Perempuan dan Anak yang terjadi di Sulut. Pembahasan tersebut dikemas dalam sebuah FGD bertajuk ‘Mencermati Isu Perempuan dan Anak di Sulut’ & Beauty Class yang di gelar Sekfung Penguatan Kapasitas Perempuan GMKI Manado bekerjasama dengan Srikandi Demokrasi Indonesia (SDI) Sulut dan Forum Jurnalis Perempuan Indonesia (FJPI) Sulut di sponsori Purbasari, Selasa (18/04/2017).

Narasumber yang hadir adalah para Senior GMKI yakni Dr Eleonora Moniung SH,MH (Sekjen SDI), Dra Joice Worotikan dan Jeane Rondonuwu S.Sos (Ketua SDI dan FJPI Sulut) berhasil menghantar para perempuan GMKI untuk segera melakukan aksi membantu Pemerintah Pemprov Sulut dalam upaya menangani berbagai kasus kekerasan perempuan dan anak yang kini semakin memprihatinkan.

Dr Eleonora Moniung menegaskan bahwa dalam sejarahnya GMKI lahir dari diskusi diskusi dan kelompok doa dan PA (pendalaman Alkitab) kemudian menjadi kekuatan gerakan pro-demokrasi dalam mewujudkan nilai-nilai demokrasi, penegakan hukum dan hak asasi manusia.’’ Terkait isu perempuan dan anak di Sulut, GMKI harus mewujudkan tugas panggilannya. Perempuan GMKI jangan hanya menjadi penonton tetapi harus melakukan sesuatu yang berarti untuk melawan tindakan kekerasan terhadap perempuan dan  anak,’’kata Senior Ellen, mantan Sekretaris Cabang GMKI Bandung ini.

Jeane Rondonuwu,dalam pemaparannya mendorong perempuan GMKI Manado untuk melakukan konsolidasi internal karena dalam mewujudkan panggilan GMKI terkait isu perempuan dan anak, GMKI harus membentuk perempuan yang berani dalam melakukan perubahan. ‘’ #BeBoldForChange, ini akan menjadi tagline yang akan membawa perempuan GMKI kuat dan teguh dalam perjuangannya,’’ kata Jeane, yang juga adalah mantan Ketua GMKI Manado.

Sementara itu, Dra Joice Worotikan mempertanyakan bahwa selama ini apa yang dilakukan lembaga Gereja terkait isu perempuan dan anak?’’ Gereja sebagai lembaga keagamaan memiliki tugas untuk memperhatikan dan mencarikan solusi terkait masalah ini,’’kata Joice yang memaparkan bahwa untuk terkait isu perempuan dan anak elemen keluarga, pemerintah dan lembaga keagamaan harus bertanggujawab.

Diskusi yang dipandu Sekfung Penguatan Kapasitas Perempuan Fatra Taman, S.Pd.K menghasilan rekomendasi kepada Badan Pengurus Cabang GMKI Manado yakni pertama, konsolidasi perempuan GMKI melalui pertemuan perempuan GMKI secara rutin. Kedua, membentuk sebuah lembaga yang akan menjadi wadah aksi terkait isu perempuan dan anak di Sulut. Ketiga, program pelatihan khusus bagi perempuan GMKI.

Usai diskusi dilanjutkan dengan beauty class oleh Purbasari. Hadir dalam acara tersebut  Sekretaris Umum Pengurus Pusat GMKI Alan Christian Singkali, Ketua Cabang GMKI Manado dr Hizkia Sembel dan sejumlah pengurus BPC GMKI Manado. (Jr)