Informasi Terkini Sulawesi Utara - Media Online Sulut|Wednesday, December 19, 2018
  • Formulir Kelengkapan Persyaratan Administrasi Dapat Di Unduh Pada http://kpu-sulutprov.go.id
  • PENGUMUMAM PENDAFTARAN CALON ANGGOTA KPU KABUPATEN MINAHASA TENGGARA PERIODE 2018-2023
  • Jual Tanah di Jalan.SEA, Sertifikat Hak Milik, Luas Tanah 2.777M2. Tertarik : Hub.081 340 733 991
Anda disini: Home » Berita Sulut » Pemkab Mitra dan BPOM Manado Gulirkan Gerakan Keamanan Pangan Desa

Pemkab Mitra dan BPOM Manado Gulirkan Gerakan Keamanan Pangan Desa 

_IMG_000000_000000

SULUTDAILY, Ratahan – Bekerjasama dengan Balai Besar Pengawas Makanan dan Obat (POM) Manado, Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara (Pemkab Mitra) menyelenggarakan kegiatan monitoring dan evaluasi pelaksanaan Gerakan Keamanan Pangan Desa (GKPD), pada Rabu (5/12/2018) di kantor bupati.

“Kegiatan ini sangat penting dan saya pun mengapresiasi keseriusan dinas terkait, kecamatan serta desa dalam program GKPD. Sepanjang tahun ini, pihak Balai Besar POM Manado terus mengadvokasi dan koordinasi hal terkait sehingga kabupaten Mitra akhirnya memperoleh desa/kelurahan intervensi untuk tahun 2018. Dan hal itu pun berbuah manis, dimana untuk tahun 2018, Desa Belang menjuarai lomba desa Pangan Aman atau disingkat PAMAN tingkat provinsi dari tiga desa yang ikut serta. Jadi, harapan kedepan kiranya akan lebih banyak desa lagi di Mitra yang ikut program ini,” kata Sekretaris Daerah, Robby Ngongoloy, saat membuka kegiatan monitoring tersebut.

Sebagai narasumber, Kepala BPOM Manado, Sandra Linthin mengatakan, kegiatan ini untuk memastikan program keamanan pangan di desa/kelurahan dilaksanakan secara berkelanjutan serta tindak lanjut atas apa yang telah dilakukan oleh kampung setempat yang mendapat intervensi.

“Perlu saya laporkan bahwa, kegiatan lomba desa PAMAN yang diikuti 22 desa/kelurahan yang sudah diinvertensi oleh balai besar POM Manado ada 7 kab/kota se Sulut sejak tahun 2014-2018. Dan ini merupakan bentuk pengawalan terhadap desa yang sudah diintervensi untuk tetap aktif dalam program atau kegiatan keamanan pangan,” tukas Sandra.

“Dan saya ucapkan selamat kepada Desa Belang yang berasal dari Minahasa Tenggara, dimana telah berhasil keluar sebagai juara desa PAMAN 2018. Serta, nantinya akan diikutsertakan mengikuti lomba Desa Paman tingkat nasional,” ucapnya lagi menambahkan. (Hengly Langoy)