Informasi Terkini Sulawesi Utara - Media Online Sulut|Thursday, January 18, 2018
  • Jual Tanah di Jalan.SEA, Sertifikat Hak Milik, Luas Tanah 2.777M2. Tertarik : Hub.081 340 733 991
Anda disini: Home » Berita Sulut » Panwaslu dan Jurnalis Minahasa Tenggara Berduka

Panwaslu dan Jurnalis Minahasa Tenggara Berduka 

_IMG_000000_000000

SULUTDAILY, Ratahan – Kabar duka menyelimuti lembaga Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) serta Jurnalis Minahasa Tenggara (Mitra). Jhon Kandou salah satu komisioner Panwaslu juga merupakan Wartawan senior, berpulang ke Sang Khalik di Rumah Sakit Prof Kandou Manado, Senin (6/11/2017) malam kemarin.

Diketahui sebelum menghebus nafas terakhirJhon yang juga salah satu wartawan kondang ini mengalami koma selama berada dirumah sakit akibat sakit yang dideritanya kurang lebih dua pekan.

“Papi (almarhum Jhon) kurang lebih dua minggu di rumah sakit. Dia mulai koma pada dua malam terakhir. Kami sudah lakukan semampu mungkin dan berharap Papi sembuh. Tapi Tuhan berkata lain,” ujar Lona istri almarhum sambil terisak tangis saat ditemui dirumah sakit.

Lona mengaku selama berada dirumah sakit, almarhum Jhon selalu berucap jika dia ingin kembali menjalani rutinitasnya sebagai Panwaslu. Hal tersebut pun kerap diucapkan disaat dia sedang menggigau dalam tidurnya selama di rumah sakit.

“Dia tak henti bilang kalau dia harus ke kantor. Saya jawab, iya nanti kalau Papi sembuh. Tapi itu terus diucapkannya,” terang Lona.

Pimpinan Panwaslu beserta para staf mengaku terpukul dan kaget dengan kabar ini. Bahkan Dolly Van Gobel salah satu komisioner Panwas beserta beberapa staf sempat histeris.

“Tidak menyangka akan jadi seperti ini,” teriak mereka.

Dolly mengaku jika selang beberapa bulan terakhir pasca dilantik, almarhum Jhon seorang pekerja keras dan sudah saling mendukung dalam tugas. Bersama dua komisioner Panwaslu lainnya bahkan sudah sangat kompak untuk menjalankan tugas pengawasan menjelang Pilkada di Mitra.

“Terakhir kami ikut bimtek di Jakarta. Bisa jadi hari itu beliau sudah sakit tapi masih memaksakan diri,” ujarnya.

Sementara ungkapan belasungkawa ikut disuarakan ketua Jurnalis Mitra (JMT) Ruland Sandag sekaligus para sahabat wartawan lainnya. Bagi dia sosok almarhum begitu melekat dengan organisasi pers di Mitra sebagai orang yang dituakan.

“Almarhum tidak saja rekan kerja dan sahabat, namun juga sudah seperti orang tua bagi kami. Atas nama jurnalis Mitra kami menghaturkan turut berduka. Kami sangat kehilangan sosok humoris dan murah senyum. Dia yang selalu jadi penengah ketika dalam masalah. Selamat jalan om Jhon,” ucap Sandag.

Direncanakan jenasah almarhum Jhon akan dikebumikan di desa Malompar Kecamatan Tombatu Timur Kabupaten Mitra Kamis 9 November besok. (Hengly Langoy)