Informasi Terkini Sulawesi Utara - Media Online Sulut|Sunday, April 22, 2018
  • JW Digital Printing Cetak Baliho Dengan Harga Rp.30.000/meter..Materi Baliho Kirim di WA:081340733991 ..Design Gratis!!
  • Jual Tanah di Jalan.SEA, Sertifikat Hak Milik, Luas Tanah 2.777M2. Tertarik : Hub.081 340 733 991
Anda disini: Home » Berita Sulut » Tomohon » Pansus Ranperda PDAM Konsultasi di Kemendagri RI

Pansus Ranperda PDAM Konsultasi di Kemendagri RI 

IMG_20180413_073607

SULUTDAILY|| Jakarta – Pansus DPRD Kota Tomohon terkait Ranperda tentang perubahan kedua atas peraturan daerah kota Tomohon nomor 1 tahun 2014 tentang penyertaan modal daerah kota Tomohon pada Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM), (12/4/2018) menyambangi Kementrian Dalam Negeri RI.

Pansus dipimpin Ketua DPRD Kota Tomohon Ir Miky JL Wenur melaksanakan Konsultasi ke Biro Hukum Sekretariat Jenderal Kementerian Dalam Negeri RI, berdasarkan surat DPRD Tomohon dengan nomor 170/DPRD/206/IV-2018.

Rombongan Pansus penyertaan modal daerah kota Tomohon pada Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) yang dipimpin oleh Ketua DPRD Tomohon Ir Miky J.L Wenur, bersama Hudson DN Bogia, Jimmy Wewengkang, Ladys F Turang SE, Santi Maria Runtu, Chen Mongdong, dan Katherine Polii SPi. Pansus diterima Kepala Seksi (Kasi) Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Anto Sujatmiko didampingi Judika Hutabarat dan Ferly Sisnandu.

Dalam kesempatan itu, Wenur menyampaikan tujuan konsultasi ini untuk menghasilkan Perda yang berkualitas dan bermanfaat untuk masyarakat seluruh kota Tomohon. Dan tidak bertentangan dengan peraturan yang lebih tinggi.

Konsultasi kali ini, Wenur meminta Kemendagri RI memberikan pendapat menyangkut Pansus untuk melakukan perubahan pada nomor 1 tahun 2014 tentang penyertaan modal daerah kota Tomohon pada Perusahaan Daerah Air Minum dan Perda nomor 12 tahun 2016 terkait Perubahan pertama pada nomor 1 tahun 2014 tentang penyertaan modal daerah kota Tomohon pada Perusahaan Daerah Air Minum.

Sementara Anto Sujatmiko menyampaikan semoga pada Perubahan yang dimaksud dalam perda Nomor 1 tahun 2008 agar PDAM KotaTomohon nanti memberikan Laba/ Deviden setelah paling sedikit memenuhi 80% melayani kebutuhan masyarakat akan air bersih. (davyt)