Informasi Terkini Sulawesi Utara - Media Online Sulut|Saturday, September 23, 2017
  • Jual Tanah di Jalan.SEA, Sertifikat Hak Milik, Luas Tanah 2.777M2. Tertarik : Hub.081 340 733 991
Anda disini: Home » Nasional » Megawati-Olly Dondokambey Hadiri Peringatan Haul Bung Karno

Megawati-Olly Dondokambey Hadiri Peringatan Haul Bung Karno 

Megawati-Olly Dondokambey Hadiri Peringatan Haul Bung Karno

SULUTDAILY|| Jakarta-  Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey menghadiri peringatan  wafat ( haul )  Bung Karno  ke -47 Presiden pertama (1 ) Republik Indonesia  dan peluncuran buku berjudul ‘Bung Karno, Islam, dan Pancasila’ di Gedung Nusantara IV, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (21/06/2017), Hadir juga Presiden RI ke-5 Megawati Soekarnoputri menghadiri acara peringatan wafatnya (haul) Presiden RI pertama, Soekarno ke-47  sore.

Pada acara tersebut, Megawati didampingi Gubernur Sulawesi Utara, Olly Dondokambey, SE dan Menko PMK Puan Maharani. Nampak pula sejumlah menteri dan pejabat negara lainnya turut menghadiri acara tersebut, antara lain,  Ketua MPR Zulkifli Hasan, Ketua Mahkamah Konstitusi Arief Hidayat, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly, Jaksa Agung Muhammad Prasetyo dan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo.

  Peringatan Haul Bung Karno

Peringatan Haul Bung Karno

Adapun tujuan dilaksanakannya acara Haul Bung Karno sebagai upaya menanamkan dan mengembangkan nilai-nilai nasionalisme dan nilai-nilai kebangsaan serta jati diri bangsa Indonesia. Seperti diketahui, Soekarno lahir di Surabaya pada 6 Juni 1901. Dia kemudian wafat di Jakarta pada 21 Juni 1970. Kemudian keluarga besar Bung Karno menyelenggarakan acara Haul untuk pertama kalinya yang dihadiri oleh lingkup internal keluarga besar Bung Karno dan warga sekitar dengan mengadakan Haul secara kecil-kecilan.

Setelah selama tujuh tahun berturut-turut acara Haul Bung Karno hanya dilaksanakan oleh intern keluarga Bung Karno saja  maka tepatnya pada tahun 1978 Islan Gatot Imbata dan Sri Sukarno serta tokoh-tokoh masyarakat dan budayawan mencetuskan ide untuk mengadakan Haul Bung Karno secara terbuka dengan mengundang masyarakat umum. Hal itu kemudian menjadi tradisi turun temurun hingga pada saat sekarang ini.. (Jr/Hp)