Informasi Terkini Sulawesi Utara - Media Online Sulut|Friday, December 14, 2018
  • Formulir Kelengkapan Persyaratan Administrasi Dapat Di Unduh Pada http://kpu-sulutprov.go.id
  • PENGUMUMAM PENDAFTARAN CALON ANGGOTA KPU KABUPATEN MINAHASA TENGGARA PERIODE 2018-2023
  • Jual Tanah di Jalan.SEA, Sertifikat Hak Milik, Luas Tanah 2.777M2. Tertarik : Hub.081 340 733 991
Anda disini: Home » Berita Sulut » Manipulasi Absensi Finger Print Akan Ditindak Tegas

Manipulasi Absensi Finger Print Akan Ditindak Tegas 

_IMG_000000_000000

SULUTDAILY, Ratahan – Menindak lanjuti arahan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Aparatur Sipil Negara (ASN) dilingkup Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara (Pemkab Mitra), wajib melakukan perekaman ulang absensi finger print atau AFP.

“Ini instruksi pimpinan dalam hal ini Pak Bupati dan Pak Sekda. Semua ASN wajib rekam ulang sidik jari untuk penataan kembali absensi finger print,” jelas Asisten Tiga Bidang Administrasi Umum, Drs.Piether Owu ME, Senin (6/8/2018).

Owu mengatakan, perekaman ulang AFP ini sudah mulai dilaksanakan oleh setiap organisasi perangkat daerah, sebagai upaya penegakkan disiplin pegawai dalam rangka penguatan work performance ASN dalam menjalankan tugasnya sebagai abdi Negara, dalam memberikan pelayanan prima bagi kepentingan masyarakat umum selaku objek layanan utama.

“Agenda ini dilakukan sebagai langkah kooperatif Pemkab Mitra untuk membenahi sistem penegakkan disiplin, sebagaimana arahan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Sekaligus bahan evaluasi kami agar pada audit BPK nanti tidak ditemui lagi adanya modus memanipulasi absensi elektronik ini,” ujanya seraya mengatakan, pihaknya akan rutin melakukan investigasi dan pengecekan terhadap keberadaan absensi finger print secara berkala, untuk memastikan keabsahannnya. “ASN adalah pelayan masyarakat. Mestinya punya semangat untuk melayani bukan malah mencurangi,” tambahnya.

Di tempat terpisah, Sekretaris Daerah, Drs.Robby Ngongoloy, ME, M.Si secara tegas mengatakan, pihaknya akan menindak keras ASN yang kedapatan memanipulasi absensi finger print. (Hengly Langoy)