Informasi Terkini Sulawesi Utara - Media Online Sulut|Sunday, October 22, 2017
  • Jual Tanah di Jalan.SEA, Sertifikat Hak Milik, Luas Tanah 2.777M2. Tertarik : Hub.081 340 733 991
Anda disini: Home » Berita Sulut » Tomohon » Lomba Paduan Suara Denominasi Agama, Tuai Perhatian Warga

Lomba Paduan Suara Denominasi Agama, Tuai Perhatian Warga 

Lomba Paduan Suara Denominasi Agama

SULUTDAILY|| Tomohon – Gelaran lomba paduan suara kebersamaan Pelsus GMIM dan antar denominasi agama se Kota Tomohon yang merupakan iven tambahan dalam rangkaian kegiatan TIFF (Tomohon Internasional Flower Festival) 2017, (11- 12/8-2017) berhasil menuai perhatian warga dan sukses.

Kegiatan digelar di pusat pameran TIFF kompleks halaman Rindam XIII/Merdeka Kakaskasen Kota Tomohon, diawali dengan ibadah syukur yang dipimpin Pdt Yulin Karwur STh selaku ketua BPMW Tomohon satu yang dalam khotbahnya mengajak kepada warga dan jemaat untuk bersama-sama dengan pemerintah Kota Tomohon, bersinergi dalam membangun Kota demi kemuliaan Tuhan. Selama pelaksanaan lomba, nampak antusias masyarakat sebagai pengunjung dalam pameran, turut menyaksikan kegiatan ini bahkan terlihat beberapa turis luar negeri ikut menyaksikan.

Yang menarik juga dalam lomba paduan suara kali ini seperti tahun sebelumnya kegiatan diawali dengan persembahan kesenian muslim seperti qasidah kaum ibu dan tarian kreasi remaja putri Masjid Al-Mujahidin Matani Tomohon, serta persembahan dan dari kelompok pemuda Masjid Nurul – Iman Kampung Jawa Tomohon.

Kolaborasi yang ditampilkan ini menandakan wujud kerukunan antar umat beragama di Kota Tomohon yang sangat kuat.
Yang menarik juga ketika pujian jajaran Pemkot bersama para tokoh agama dipandu oleh Walikota Tomohon.

Kesempatan itu ketua panitia lomba paduan suara Ir Miky JL Wenur, yang adalah Ketua DPRD Kota Tomohon dalam sambutannya mengatakan lomba paduan suara kebersamaan Pelsus GMIM dan paduan suara antar denominasi agama se Kota Tomohon yang dikolabirasikan dengan penampilan jenis kesenian muslim merupakan suasana yang tidak mudah didapatkan.

“Marilah kita sebagai masyarakat Tomohon untuk senantiasa terus menjaga kerukunan antar umat beragama, mayoritas menjaga dan menghargai yg minoritas, begitu sebaliknya”, ajak Wenur

Lebih dari itu diingatkannya agar sebagai masyarakat untuk saling menghormati. “Yang terpenting kita harus saling menjaga supaya tidak ada ketersinggungan, dan keberagaman yang ada hendaklah kita terus menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari dalam lingkungan kita masing-masing” tambah Wenur.

Sementara itu Walikota Tomohon Jimmy F Eman SE Ak saat membuka kegiatan mengatakan kerukunan yang ada di Kota Tomohon yang tercipta sampai saat ini sangat mahal, bahkan tidak ternilai harganya dan telah terbukti yakni dengan adanya pengakuan dari berbagai pihak, Tomohon memberi contoh dapat hidup rukun dalam keragaman agama yang ada sehingga memperoleh penghargaan Harmony Award dari Kementerian Agama RI.

“Suasana yang tercipta saat ini, bukan hanya sekedar berlomba, akan tetapi memiliki makna lebih menumbuhkan nilai kerukunan yang sangat tinggi dalam keberagaman agama dan golongan”, ucap Eman.

Walikota Eman juga mengajak untuk menjaga dan menjunjung tinggi perbedaan yang ada, dan saya berharap kegiatan ini bukan hanya rutinitas saja, disisi lain dapat menjadi contoh dari daerah Kabupaten/Kota bahkan diseluruh Indonesia dalam hal membina, menumbuhkan kerukunan antar umat beragama.

“Semoga kegiatan ini akan terus memberikan dampak yang baik dalam kehidupan bermasyarakat, dan apresiasi juga kepada seluruh komponen masyarakat yang berperan aktif dalam mengikuti serta menyukseskan kegiatan ini”, kunci Eman.

Untuk diketahui lomba paduan suara ini akan berlangsung selama dua hari dan diikuti hampir 30 tim paduan suara. Tampak Hadir sekretaris Kota Ir Harold lolowang MSc bersama para perangkat daerah, serta para tokoh agama dan masyarakat. (davyt)