Informasi Terkini Sulawesi Utara - Media Online Sulut|Thursday, February 22, 2018
  • JW Digital Printing Cetak Baliho Dengan Harga Rp.30.000/meter..Materi Baliho Kirim di WA:081340733991 ..Design Gratis!!
  • Jual Tanah di Jalan.SEA, Sertifikat Hak Milik, Luas Tanah 2.777M2. Tertarik : Hub.081 340 733 991
Anda disini: Home » Berita Sulut » Tomohon » Lolowang Pimpin Rapat Tim Fasilitasi Kerjasama Hukum

Lolowang Pimpin Rapat Tim Fasilitasi Kerjasama Hukum 

Lolowang Pimpin Rapat Tim Fasilitasi Kerjasama Hukum

SULUTDAILY|| Pemerintah Kota Tomohon melalui Bagian Hukum Setda Kota Tomohon mengadakan Rapat Tim Fasilitasi Kerjasama Bidang Hukum untuk membicarakan kegiatan-kegiatan yang perlu mendapat pendampingan dari Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintahan dan Pembangunan Daerah (TP4D) Kejaksaan Negeri Tomohon di Ruang Rapat Sekretaris Daerah Kota Tomohon, (12/2/2018).

Rapat ini dipimpin oleh Sekretaris Daerah Kota Tomohon Ir Harold V Lolowang. Sekot Lolowang menghimbau kepada jajaran Pemerintah Kota Tomohon untuk melakukan komunikasi, koordinasi dan konsultasi terhadap kegiatan-kegiatan yang akan dilaksanakan oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang perlu mendapat pendampingan dari TP4D, demi kelancaran pembangunan di Kota Tomohon.

“TP4D ini dapat meminimalisasi terjadinya tindak pidana korupsi dalam pelaksanaan pekerjaan, perizinan, pengadaan barang dan jasa di lingkungan pemerintah daerah,” ujar Lolowang.

Masih dalam rapat yang sama, Inspektur Kota Tomohon Ir Djoike Karouw MSi menambahkan Tim pengawal dan pengamanan pemerintahan dan pembangunan memiliki fungsi mengawal, mengamankan dan mendukung keberhasilan jalannya pemerintahan dan pembangunan melalui upaya-upaya pencegahan/preventif dan persuasif baik ditingkat pusat maupun daerah sesuai wilayah hukum penugasan masing-masing daerah.

“Tim ini dapat memberikan pendampingan hukum dalam setiap tahapan program pembangunan dari awal sampai akhir, melakukan koordinasi dengan aparat pengawas intern pemerintah untuk mencegah terjadinya penyimpangan yang berpotensi menghambat, menggagalkan dan menimbulkan kerugian bagi keuangan Negara,” kata Karouw.

Turut hadir, Asisten Perekonomian Max M Mentu SIP MAP, Asisten Umum Ir Corry Caroles serta para Kepala OPD terkait. (davyt)