Informasi Terkini Sulawesi Utara - Media Online Sulut|Thursday, January 18, 2018
  • Jual Tanah di Jalan.SEA, Sertifikat Hak Milik, Luas Tanah 2.777M2. Tertarik : Hub.081 340 733 991
Anda disini: Home » Berita Sulut » Minahasa » KPU Minahasa Pantau Pemeriksaan Kesehatan Paslon Pilbup

KPU Minahasa Pantau Pemeriksaan Kesehatan Paslon Pilbup 

Pemeriksaan Kesehatan Paslon Pilbup

SULUTDAILY || Manado – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Minahasa ikut berpartisipasi dalam pemilihan calon terpilih (Paslon) Pemilihan Bupati / Wakil Bupati Minahasa di RSUD Prof Kandouw Manado, (12/1/2018).

Dijelaskan Ketua KPU Minahasa Meydi Tinangon SSi MSi, sudah menjadi tanggung jawab untuk melakukan pencatatan terhadap salahsatu tahapan persyaratan pencalonan dalam pilkadaata pemeriksaan kesehatan.KPU Minahasa Pantau Pemeriksaan Kesehatan Paslon Pilbup

“Kedua paslon yang sedang melakukan tes kesehatan antara lain, Royke Oktavianus Roring (ROR), Robby Dondokambey (RD), Ivan Sarundajang (Ivansa) dan Caraig N Runtu (CNR) bertempat di RSUD Prof Kandouw, Manado,” Tinangon.

Dikatakan Tinangon, sebelum melakukan pemeriksaan, para paslon terlebih dahulu mengikuti sosialisasi pelaksanaan penilaian kemampuan rohani, jasmani dan narkoba. Kemudian dilanjutkan dengan pemeriksaan kesehatan masing-masing kandidat.

Setelah dilakukan pemeriksaan calon bupati dan wakil bupati Minahasa, kata Tinangon, hasil dirangkum menjadi satu kesimpulan, kemudian dikeluarkan oleh Tim Pemeriksa yang terdiri dari BNN, IDI, HIPSI dan RSUD Prof Kandouw. “Hasil untuk uji kesehatan calon bupati dan wakil Bupati Minahasa akan diserahkan ke KPU Minahasa pada tanggal 16 Januari oleh Tim,” ujarnya.

Disampaikan pula jika ada salah satu calon yang tidak lolos dalam pemeriksaan kesehatan, bisa ganti sampai dengan tahap urut syarat atau sebelum penentuan calon sesuai peraturan PKPU tentang pergantian calon dan calon calon BAB VII pasal pasal 79 ayat (1) huruf a dan b.

“Jadi, mau menjadi calon atau calon pembela pasal 78 ayat (1) hanya dilakukan terhadap calon calon atau calon yang tidak memenuhui syarat kesehatan, berhalangan tetap atau dijatuhi pidana berdasarkan putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap,” pungkas Tinangon. (davyt)