Informasi Terkini Sulawesi Utara - Media Online Sulut|Sunday, October 22, 2017
  • Jual Tanah di Jalan.SEA, Sertifikat Hak Milik, Luas Tanah 2.777M2. Tertarik : Hub.081 340 733 991
Anda disini: Home » Berita Sulut » Manado » Kampanye Isu Kekerasan Perempuan, Swapar Sulut Galang Dukungan Publik

Kampanye Isu Kekerasan Perempuan, Swapar Sulut Galang Dukungan Publik 

Aktivis Swapar Sulut

Hari ini gelar diskusi bertajuk ‘Menggalang Dukungan Publik Dalam Mengkampanyekan Isu Kekerasan Terhadap Perempuan

SULUTDAILY|| Manado- Swara Parangpuan Sulut mengungkap bahwa data Kekerasan terhadap perempuan yang diolah oleh Swara Parangpuan Sulawesi Utara menunjukan peningkatan yang sangat signifikan dari  tahun 2015 – September Tahun 2016. Dimana kasus kekerasan seksual menjadi kasus tertinggi. Tahun 2015 ada 157 kasus kekerasan seksual, dan tahun 2016 tercatat hingga September berjumlah 201 kasus.

Direktur Swapar Sulut Sitti Nurlaili Djenaan menyampaikan sebagai salah satu anggota Forum Pengada Layanan bagi Perempuan Korban Kekerasan mengajak kepada semua pihak untuk menyuarakan dan mengkampanyekan secara bersama-sama dukungan tehadap penghentian kekerasan terhadap perempuan di Daerah Sulawesi Utara.

”Memperingati hari anti kekerasan terhadap perempuan, Swapar  Sulut akan mengadakan diskusi  thematik bertajuk ‘Menggalang Dukungan Publik Dalam Mengkampanyekan Isu Kekerasan Terhadap Perempuan di Daerah’ Rabu, 26 Oktober 2016 jam 12.30 wita di Ruang meeting Badan Pemberdayaan Perempuan dan   Perlindungan Anak Provinsi Sulut,” kata Djenaan.

Diskusi ini akan dihadiri Organisasi Keagamaan, PKK, Organisasi Kemahasiswaan, Media dan LSM dengan harapan akan menguatnya kerja-kerja di tingkat lokal dalam menangani kasus-kasus kekerasan terhadap perempuan, terbangunnya kerjasama yang lebih solid untuk mengupayakan penghapusan kekerasan terhadap perempuan di tingkat lokal dan internasional.

Dalam dikusi ini juga akan membahas metode-metode yang efektif dalam upaya peningkatan pemahaman publik sebagai strategi perlawanan dalam gerakan penghapusan segala bentuk kekerasan terhadap perempuan . ” Sehingga terbangunnya gerakan anti kekerasan terhadap perempuan untuk memperkuat tekanan terhadap pemerintah agar melaksanakan dan mengupayakan penghapusan segala bentuk kekerasan terhadap perempuan, lebih khusus di daerah Sulawesi utara,” harap Djenaan. (Jr)