Informasi Terkini Sulawesi Utara - Media Online Sulut|Thursday, August 16, 2018
  • Formulir Kelengkapan Persyaratan Administrasi Dapat Di Unduh Pada http://kpu-sulutprov.go.id
  • PENGUMUMAM PENDAFTARAN CALON ANGGOTA KPU KABUPATEN MINAHASA TENGGARA PERIODE 2018-2023
  • Jual Tanah di Jalan.SEA, Sertifikat Hak Milik, Luas Tanah 2.777M2. Tertarik : Hub.081 340 733 991
Anda disini: Home » Pendidikan » JK: Perbaikan Mutu Pendidikan di Sulut Butuh Gerakan Bersama

JK: Perbaikan Mutu Pendidikan di Sulut Butuh Gerakan Bersama 

20180503_034111

SULUTDAILY|| Manado- Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Sulut James Karinda SH MH mengatakan bahwa perbaikan mutu pendidikan di Sulawesi Utara harus menjadi gerakan bersama semua komponen masyarakat yakni pemerintah , orang tua dan anak didik serta peran Perguruan Tinggi.

“Indeks Prestasi pendidikan di Sulut 2 Tahun terakhir ini menurun dratis, bahkan hasil ujian UNBK 2018 di Sulawesi Utara masih tetap di peringkat bawah . Ini berbahaya dan tanda awas bagi pendidikan dan kwalitasnya . Pemerintah harus segera mengevaluasi hal ini dan secepatnya mencari formula tepat,” kata Karinda yang kini sedang bersiap untuk mencalonkan diri sebagai Caleg DPR RI dari Partai Demokrat.

IMG-20180422-WA0006Menurut JK, akar masalahnya harus dipastikan. Misalnya Guru dan tenaga pendidik harus dipacu dengan program yang terukur. ” Tenaga pendidik jangan hanya sekedar sampai pada pelatihan t tetapi harus dilihat hasil mutu nya dalam mendidik siswa siswanya. Hasil ujian UNBK SMA/ SMK sesulut sangatlah mengecewakan karna secara umum kita ada di peringkat 28 Nasional,” kata JK.

Guru dan tenaga pendidik harus fokus dan terkosentrasi pada pendidikan siswa dan sudah saatnya sekolah dan guru guru tidak dilibatkan dalam kanca politik baik Pilkada maupun PilCaleg. ” Kita tau bersama, 2 Tahun terakhir ini sekolah sekolah mulai ikut berpolitik dan dipolitisasi dalam Pilkada . Guru diajak dan Kepala Sekolah harus jelas warna politiknya bahkan harus memenangkan pertarungan Pilkada,” jelas JK.

Bagi Jk, Ini suatu pertanda buruk bagi pendidikan kita kedepan . Kasihan para guru dan siswa siswa jarna akhirnya mereka nengabdi bukan pada kesetiaan menciptakan generasi yg baik tapi menciptakan kesetian pada pemimpin politik. Ini tanda Awas dan berbahaya bagi masa depan Sulut Kedepan.(Jr)