Ini Kronologis Pembunuhan Herman “Lago” Versi Saksi

Ini Kronologis Pembunuhan Herman “Lago” Versi Saksi

Foto - Herman Mangundap Saat di Rumah Sakit

SULUTDAILY||Bitung-Pelaku terhadap korban yang bernama Herman Mangundap (36) yang terjadi di simpang empat Pinokalan, tepatnya di depan Indomaret pada hari Sabtu dini hari (10/10/2020) berhasil dibekuk Resmob dengan berkolaborasi dengan tim Tarsius Polres Bitung.

Dalam pemberitaan awal sulutdaily.com yang menjelaskan bahwa korban saat itu yang memulai dengan melempar pelaku menggunakan balok kayu dengan korban bernama Herman Mangundap, sementara itu saksi Stenly Gahauna yang bersama korban menjelaskan hal yang berbeda dengan keterangan Polisi yang mengambil keterangan kepada Pelaku,

“Pada saat itu saya berada di rumah Lago panggilan akrab Herman Mangundap, kemudian Lago berniat mengantar saya pulang namun saya yang mengendarai sepeda motor. Saat dijalan, ada tiga motor yang ugal-ugalan. Namun Lago mengatakan tidak usah dilayani mereka anak-anak remaja,” kata Tendu panggilan akrab Stenly.

Lanjutnya, “Kemudian ada 1 (satu) motor yang lebih dulu keatas, tenyata motor tersebut sudah menunggu kami di depan Indomaret simpang empat Pinokalan. Saat dihadang Lago turun menanyakan ada masalah apa, dan disitu langsungc terjadi perkelajian. Saya kemudian mengambil sebatang kayu dan melemparnya ke pelaku, saya pun lari menggunakan sepeda motor. Karena pelaku mengejar saya dengan pisau,” beber Tendu.

Tendu juga kepada wartawan mengaku bahwa dirinya sempat terjatuh dari motor karena lari untuk meminta bantuan,

“Saya lari dengan motor untuk meminta bantuan, saya memanggil Iwan untuk membantu, namun saya tidak tahu kalau Lago sudah kena tikaman. Saat saya bersama Iwan menuju tempat kejadian, dilokasi tersebut sudah tidak ada orang. Kemudian kami mencari Lago, namun kami bertemu lagi dengan para pelaku yang masih menggunakan pisau dan kami berdua lari. Saat menuju Girian kami melihat Lago sudah berada di rumah Buang Ngantung, kemudian saya mengambil mobil untuk mengantar Lago ke Rumah Sakit Manembo-nembo. Dan saat itu saya langsung dibawa oleh Polisi untuk dimintai keterangan,” ungkap Tendu.

Sementara itu, Buang Ngantung yang akrab dipanggil Buang Nel saat dikonfirmasi oleh wartawan lewat telepon selular mengaku bahwa, saat itu ada orang mengetuk dan memanggil nama saya,

“Saya pada saat itu saya sedang berada dibelakang rumah dan mendengar ada yang memanggil nama saya, saya melihat dari jendela ternyata Lago sudah berada disamping rumah dan mengatakan bahwa dia sudah basah. Kemudian saya melihat Iwan datang merangkul Lago, saya pun bertanya kenapa Lago, Iwan mengatakan Lago dipukul orang, namun sempat saya melihat dibagian belakang Lago sudah ada darah, dan ada beberapa motor yang dikendarai anak muda mondar-mandir didepan rumah saya sambil tunjuk-tunjuk,” jelas Buang Nel.

Lanjut Buang Nel, “Karena saya penasaran saya pun keluar, dan ternyata Lago sudah berdarah karena tikaman. Saya langsung mengambil inisiatif mengantar Lago ke Rumah Sakit, pada saat saya mengambil kendaraan Tendu sudah datang dengan Mobil untuk mengantar Lago ke Rumah Sakit,” pungkasnya.

Buang Nel juga menjelaskan, saat Tendu dan Iwan mengantar Lago ke Rumah Sakit, dia langsung menelepon teman Polisi bernama Yani untuk melaporkan kejadian ini dan kemudian langsung mengikuti mereka ke Rumah Sakit.

“Sebelum saya ke Rumah Sakit, saya sudah menelepon Yani anggota kepolisian Bitung untuk melaporkan kejadian tersebut. Sesampai di Rumah Sakit, saya bertemu dengan Hanny Rompas dan menceritakan kejadiannya kepada Hanny sampai anggota Polisi yang saya telepon datang,” katanya.

Tak berselang lama di Rumah Sakit, saya bersama Hanny kembali ke Girian Atas dan duduk didepan rumah prakter dr. Arthur Lawalata berbincang kejadian ini dengan Odi Tengker, saat berbincang ada sekelompok anak muda bolak-balik menggunakan kendaraan sepeda motor dan membuat Hanny Rompas merasa curiga terhadap mereka,

“Saat berbincang beberapa anak muda bolak-balik dengan sepeda motor, kecurigaan pun muncul di benak Hanny Rompas. Kemudian Hanny mengejar mereka dengan sepeda motor, saat dikejar salah satu pengendara motor terjatuh, bertepatan dengan itu mobil Polisi lewat dan pengendara itu langsung diinterogasi, ternyata anak muda itu salah satu dari pelaku penikaman, dan langsung dibawa ke Polres,” kata Buang sesuai cerita Hanny Rompas.

(romo)

CATEGORIES
TAGS
Share This