Humiang Terapkan Permen ESDM Tahun 2009 Nomor 26, Kota Bitung Pertama Wajibkan ASN Gunakan Bright Gas 5,5 Kg

Humiang Terapkan Permen ESDM Tahun 2009 Nomor 26, Kota Bitung Pertama Wajibkan ASN Gunakan Bright Gas 5,5 Kg

Foto - Penukaran Tabung LPG 3 Kg Dengan LPG 5,5 Kg Bright Gas Oleh ASN

SULUTDAILY||Bitung-Kota Bitung menjadi kota pertama di Indonesia yang mewajibkan para Aparatur Sipil Negara (ASN) dari menggunakan tabung LPG 3 kilogram (kg) yang berwarna hijau atau biasa disebut tabung melon beralih ke LPG bright gas 5,5 kg.

Kebijakan mewajibkan ASN menggunakan LPG bright gas 5,5 kg ini kata Rama Ramadhan yang adalah sales manager Pertamina Manado, adalah pertama di Indonesia,

“Kota Bitung adalah daerah yang pertama kali di Indonesia mewajibkan ASN beralih dari gas melon 3 kg ke bright gas 5,5 kg,” beber Ramadhan.

Kegiatan pelaksanaan dimulainya penggunaan LPG nonsubsidi bright gas ASN di Kota Bitung yang dilaksanakan pada hari Selasa (20/10/2020) di aula PT Tujuh Bintang Bitung yang dihadiri oleh Sales Manager Pertamina Manado Rama Ramadhan, pihak agen bright gas 5,5 kg, serta asisten 2 Sekda Kota Bitung, Jefry Wowiling, Kabag Ekonomi Rolien Dipan dan undangan lainnya dibuka secara langsung oleh Pjs. Wali Kota Bitung Drs. Edison Humiang, M.Si.

Humiang dalam sambutannya mengatakan, LPG merupakan sumber daya alam terbatas yang perlu digunakan secara tepat dan sudah diatur dalam peraturan,

“Karena itu, sesuai peraturan menteri (Permen) tahun 2009 nomor 26, pengalihan penggunaan LPG 3 kg ke bright gas 5,5 kg oleh ASN dipandang sangat tepat karena LPG subsidi 3 kg diperuntukkan bagi keluarga kurang mampu,” kata Humiang.

Ia juga menegaskan, bahwa harga LPG resmi itu ada di pihak pangkalan dan bukan di tingkat pengecer. Pengecer tidak berada di bawah pengawasan Pertamina.

“Harga pertabung LPG ada di pangkalan resmi, bukan di pengecer. Namun saya berharap agar Pertamina mampu bertindak tegas bila menemukan pangkalan yang melakukan penyimpangan seperti menaikkan harga eceran. Kemudian menjual kepada pengecer dalam jumlah yang banyak,” pungkas Humiang.

Rama Ramadhan juga menabahkan bahwa, pengalihan penggunaan LPG 3 kg ke bright gas 5,5 kg bagi ASN dapat dilakukan dengan cara menukarkan 2 buah tabung 3kg dengan 1 tabung bright gas 5,5 kg,

“Untuk mendapatkan tabung bright gas 5,5 kg, para ASN bisa menukarnya dengan 2 buah tabung gas 3 kg di pangkalan LPG terdekat. Dan saya juga mengapresiasi pemerintah kota Bitung yang melakukan komunikasi paling intens dengan Pertamina,” katanya.

Lanjut Ramadhan, “Pertamina juga sudah merencanakan pembangunan Pertashop di pulau Lembeh. Ada dua titik, yang akan dibangun Pertashop, pertama di Lembeh Selatan sesuai rencana di kelurahan Paudean dan kedua di kecamatan Lembeh Utara dengan rencana titik lokasi di kelurahan Nusu,” tutup Ramadhan.

(romo)

CATEGORIES
TAGS
Share This