Informasi Terkini Sulawesi Utara - Media Online Sulut|Thursday, October 18, 2018
  • Formulir Kelengkapan Persyaratan Administrasi Dapat Di Unduh Pada http://kpu-sulutprov.go.id
  • PENGUMUMAM PENDAFTARAN CALON ANGGOTA KPU KABUPATEN MINAHASA TENGGARA PERIODE 2018-2023
  • Jual Tanah di Jalan.SEA, Sertifikat Hak Milik, Luas Tanah 2.777M2. Tertarik : Hub.081 340 733 991
Anda disini: Home » Berita Sulut » Hari Kedua Sweeping, Satpol-PP Cegat 16 Kendaraan Dinas Mitra

Hari Kedua Sweeping, Satpol-PP Cegat 16 Kendaraan Dinas Mitra 

_IMG_000000_000000

SULUTDAILY, Ratahan – Menindaklanjuti instruksi Bupati James Sumendap, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra), mulai gencar melakukan sweeping terkait larangan kendaraan dinas milik pemerintah keluar daerah tanpa disertakan surat tugas.

“Kemarin (Senin.red) dua kendaraan dinas kami cegat diwilayah gunung potong, tapi kami tidak tahan karena yang bersangkutan membawa surat tugas. Bahkan kemarin juga, pak wakil bupati saat melintasi gunung potong, beliau langsung turun dari mobil dan melapor kepada kami kalau ada tugas luar (TL) ke kantor Sinode.” Cetus Kasatpol-PP Mitra, Jani Rolos, Selasa (2/9/2018).

Rolos menjelaskan, sampai hari ini pihaknya sudah memeriksa 16 kendaraan dinas yang melintas keluar Mitra, baik itu roda dua maupun roda empat. “Sudah 16 kendaraan dinas yang kami cegat, 10 roda dua dan 6 roda empat yang kami periksa. 15 diantaranya membawa surat tugas, namun ada satu guru SMA yang tidak membawa surat tugas dengan alasan terburu-buru karena anak dan suaminya lagi sakit,” jelasnya.

Dirinya menambahkan, pihaknya akan bertindak tegas dalam melakukan sweeping terhadap kendaraan plat merah asal Mitra, semua pintu keluar sudah dijaga ketat oleh petugas Satpol-PP.

“Ada beberapa jalur yang menjadi tempat sweeping kita, namun tidak bisa kami sampaikan karena itu rahasia. Jika kami beritahukan titik dan waktu sweepingnya, maka mereka akan mencari jalur lain,” tandasnya.

Lagi kata Rolos, hanya jajarannya saja yang tahu titik dan waktu sweeping. Apabila keluar daerah dan kedapatan kendaraan dinas tidak disertakan surat tugas, maka pihaknya akan langsung mengamankan kendaraan tersebut. “Jika memang tidak ada surat tugas, ya kami langsung amankan. Siapapun dia yang melanggar aturan ini akan ditindak.” tegas Rolos. (Hengly Langoy)