Informasi Terkini Sulawesi Utara - Media Online Sulut|Saturday, September 22, 2018
  • Formulir Kelengkapan Persyaratan Administrasi Dapat Di Unduh Pada http://kpu-sulutprov.go.id
  • PENGUMUMAM PENDAFTARAN CALON ANGGOTA KPU KABUPATEN MINAHASA TENGGARA PERIODE 2018-2023
  • Jual Tanah di Jalan.SEA, Sertifikat Hak Milik, Luas Tanah 2.777M2. Tertarik : Hub.081 340 733 991
Anda disini: Home » Berita Sulut » Totabuan » Gugatan Hasil Pilkada Bolmut Ke MK Masuk 4 Nominasi Selisih Terendah Seindonesia

Gugatan Hasil Pilkada Bolmut Ke MK Masuk 4 Nominasi Selisih Terendah Seindonesia 

IMG_20180710_182556

SULUTDAILY, BOLMUT – Mahkama Konstitusi Republik Indonesia telah menerima 28 kasus gugatan perkara perselisihan Pemilihan Kepala Daerah serentak di tahun 2018 hingga Selasa (10/7) pukul 13.00 seperti dilansir oleh Antara.

Kepala Biro Humas dan Protokol Mahkama Konstitusi Rubiyo mengumumkan bahwa lembaganya sudah menerima 28 permohonan penyelesaian perkara sengketa hasil Pilkada serentak tahun 2018. ” 28 berkas permohonan sudah diterdaftar dan teregistrasi yang diajukan secara langsung ataupun laman khusus (daring), ” Ujar Rubiyo, selasa (10/7) seperti dikutip oleh antara.

Hingga pukul 13.00 (10/7,red) tim khusus penanganan sengketa pilkada serentak telah menerima 17 perkara hasil Pilkada Kabupaten dan 11 perkara sengketa hasil Pilkada Kota.

Ketua MK Anwar Usman menyatakan perkara sengketa hasil pilkada serentak 2018 yang masuk teregistrasi ke dalam BRPK pada 23 Juli 2018. Sedangkan persidangan untuk perkara sengketa hasil Pilkada 2018 akan dimulai 26 Juli 2018. ” Bedasarkan peraturan perundang – undangan, MK sudah harus menyelesaikan perkara sengketa hasil Pilkada serentak pada 26 September 2018, ” kata Usman yang dilansir oleh Tirto.id

Menurut informasi dilaman resmi Mahkamakonstitusi.go.id permohonan sengketa pilkada 2018 Kabupaten Bolaang Mongondow Utara telah diterima oleh MK dengan registrasi akta pengajuan permohonan pemohon nomor : 7/1/PAN.MK/2018, pada hari Jumat tertanggal 6 Juli 2018 pukul 21.46 WIB yang telah diajukan permohonan perselisihan hasil pemilihan gubernur, bupati dan walikota tahun 2018 oleh Drs. H. Hamdan Datungsolang dan Drs. Murianto Babay, M.M pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Bolaang Mongondow Utara propinsi Sulawesi Utara tahun 2018 nomor urut 3.

Pasangan itu kalah tipis dengan selisih suara 443 atau 0,89 persen suara saja dari pemenang pilkada kabupaten Bolaang mongondow utara 2018. Pilkada disalah satu kabupaten bolaang mongondow raya dimenangkan oleh pasangan Drs. H. Depri Pontoh dan Amin Lasena dengan perolehan suara 19.645.

Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia mencatat dalam situs resminya infopemilu.kpu.go.id setidaknya ada 4 hasil pilkada dengan perolehan suara tipis antara pemenang dan lawan terberatnya. Data itu berdasarkan hasil rekapitulasi 105 pilkada kabupaten/kota yang diterima oleh KPU pada 8 Juli lalu.

Keempatnya adalah perbedaan hasil suara di pilkada kota Tegal hanya 0,2 persen, pilkada kabupaten Sampang hanya 0,66 persen, pilkada kabupaten Bolaang Mongondow Utara hanya 0,89 persen dan pilkada kota Cirebon dikisaran 1,25 persen. (Ricky)