Informasi Terkini Sulawesi Utara - Media Online Sulut|Monday, October 15, 2018
  • Formulir Kelengkapan Persyaratan Administrasi Dapat Di Unduh Pada http://kpu-sulutprov.go.id
  • PENGUMUMAM PENDAFTARAN CALON ANGGOTA KPU KABUPATEN MINAHASA TENGGARA PERIODE 2018-2023
  • Jual Tanah di Jalan.SEA, Sertifikat Hak Milik, Luas Tanah 2.777M2. Tertarik : Hub.081 340 733 991
Anda disini: Home » Hukum & Kriminal » GMKI Manado Bantah Telah Bertemu Kapolres AKBP Suprayitno

GMKI Manado Bantah Telah Bertemu Kapolres AKBP Suprayitno 

BPC GMKI Manado

SULUTDAILY||Manado- Pernyataan Kapolres Manado di berbagai media massa pada tanggal 04 Juni 2016 yang menyampaikan telah bertemu rekan-rekan GMKI dan meminta maaf dibantah oleh GMKI Manado.

Yowanda Yonggara, SH, MKn Ketua Bidang Infokom BPC GMKI Manado menyampaikan bahwa hingga hari ini 05 Juni 2016, Kapolres Manado tidak pernah bertemu dengan kami rekan-rekan GMKI Manado. ” Malahan kami bingung ketika diberbagai media massa terlihat pernyataan Kapolres Manado yang menyatakan telah bertemu dan meminta maaf kepada rekan-rekan GMKI Manado,” kata Yowanda.

Yowanda menjelaskan bahwa untuk korban di Rumah Sakit, Kapolres Manado sudah bertemu dan meminta maaf. Kalau untuk biaya perawatannya memang pada saat kami audiensi dengan Kapolda Sulut, bapak Kapolda sudah menugaskan Kabid Dokes Polda Sulut untuk menyelesaikannya. “Kami mengapresiasi dan berterima kasih atas kedatangan Kapolres Manado kepada korban tetapi kami menyayangkan pernyataan Kapolres Manado yang agak keliru karena nantinya akan dianggap sebagai pembohongan publik”, tutur Yowanda Yonggara.

Sebelumnya di berbagai media telah memberitakan bahwa  Kapolresta Manado AKBP Suprayitno telahmeminta maaf atas perlakukan anggota polisi yang melakukan pemukulan terhadap anggota Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Manado. ” Saya meminta maaf atas insiden pemukulan terhadap anggota GMKI di Kantor DPRD Manado. 17 anggota polisi sedang diperiksa dan memang ada anggota polisi yang melakukan pemukulan terhadap mahasiswa,’kata  mantan Wadirpamobvit itu.

Dijelaskan Suprayitno, mahasiswa dipersilakan untuk melihat sidang yang nanti berlangsung. Semua bersifat terbuka. Intinya, semua anggota sudah diperiksa dan telah dikoordinasikan dengan Propam Polda Sulut. “Saya sudah bertemu dengan rekan-rekan GMKI meminta maaf dan tadi (kemarin) sudah bertemu juga dengan korban yang berada di rumah sakit. Semua perawatan korban akan saya tanggung jawab. Karena itu perbuatan anak buah saya,” tegasnya.(Jr)