Informasi Terkini Sulawesi Utara - Media Online Sulut|Saturday, November 17, 2018
  • Formulir Kelengkapan Persyaratan Administrasi Dapat Di Unduh Pada http://kpu-sulutprov.go.id
  • PENGUMUMAM PENDAFTARAN CALON ANGGOTA KPU KABUPATEN MINAHASA TENGGARA PERIODE 2018-2023
  • Jual Tanah di Jalan.SEA, Sertifikat Hak Milik, Luas Tanah 2.777M2. Tertarik : Hub.081 340 733 991
Anda disini: Home » Pendidikan » Galang Pemikiran Indonesia Timur untuk Indonesia, FH Unsrat Manado Persiapkan Seminar Kebangsaan

Galang Pemikiran Indonesia Timur untuk Indonesia, FH Unsrat Manado Persiapkan Seminar Kebangsaan 

Galang Pemikiran Indonesia Timur untuk Indonesia, FH Unsrat Manado Persiapkan Seminar Kebangsaan

SULUTDAILY|| Manado- Event besar sedang dipersiapkan Fakultas Hukum Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado untuk memperingati Hari Sumpah Pemuda pada 28 Oktober nanti. Yakni, Seminar Kebangsaan yang akan menghadirkan 11 Pemerintah Provinsi di Indonesia Timur, Focus Grup Discussion (FGD) untuk seluruh mahasiswa Indonesia Timur di Sulawesi Utara dan Doa Bersama antar Umat Beragama untuk Indonesia.

‘’ Menghadapi kondisi bangsa saat ini, termasuk insiden yang terjadi di Kota Manado, Fakultas Hukum ingin mengedukasi mahasiswa dengan hal yang positif.  Kami akan menghadirkan narasumber dari 2 kementerian, 4 lembaga hukum dan Mabes Polri terkait kegiatan ini,’’kata Dekan FH Unsrat Manado Dr Flora P Kalalo SH MH saat menggelar jumpa pers Selasa (16/10/2018).

 Menurut Dr Flora,  situasi bangsa akhir-akhir ini cukup mencemaskan, perlu sebuah komitmen kebangsaan bagi generasi muda serta sumbangsih pemikiran bagi keutuhan Indonesia. “Ini adalah sebuah sumbangan pemikiran dari Indonesia Timur untuk Indonesia yang mengedepankan kecerdasan,” kata Dr Flora.

Terkait  masalah penolakan ormas adat terhadap Habib Muhammad Bahar Bin Ali Bin Smith yang memicu gejolak di Manado, Dr Flora berpendapat bahwa peristiwa itu harus jadi pelajaran bagi semua pihak untuk bijak bermedsos. “Hukum harus jadi panglima, jangan ada interpretasi, hukum harus jadi pengawal. Saya menahan diri untuk tidak memforward kabar tersebut, sambil berharap akan menjadi salah satu orang yang tidak ikut memicuh keresahan saat itu,’’katanya. (Jr)