Informasi Terkini Sulawesi Utara - Media Online Sulut|Sunday, September 24, 2017
  • Jual Tanah di Jalan.SEA, Sertifikat Hak Milik, Luas Tanah 2.777M2. Tertarik : Hub.081 340 733 991
Anda disini: Home » Entertaiment » Besok, 40 Artis Nasional Gelar Pawai dari Jembatan Soekarno-Marina Plaza

Besok, 40 Artis Nasional Gelar Pawai dari Jembatan Soekarno-Marina Plaza 

Ketua Ir. Rita Dondokambey Tamuntuan dan Wakil Ketua Kartika Devi Kandouw Tanos

SULUTDAILY|| Manado-  Hajatan spektakuler Apresiasi Film Indonesia (AFI) 2016 akan membawa dampak positif bagi Sulawesi Utara. Sensasional, karena  sekitar 40 artis nasional, Jumat (07/10/2018) para artis tersebut bersama Nong dan Noni Sulut serta artis lokak akan melakukan pawai dimulai di Jembatan Soekarno dan finish di Marina Plaza.

Ketua Ir. Rita Dondokambey Tamuntuan dan Wakil Ketua Kartika Devi Kandouw Tanos menyatakan  bahwa Sulut siap menyambut para artis nasional yang akan berpartisipasi dalam iven AFI,” kata Ketua Panitia Lokal Rita Dondokambey Tamuntuan.

Dikatakan Tumuntuan bahwa Kota Manado bakal menjadi ibukota film Indonesia Oktober ini karena  artis papan atas serta para sineas akan membanjiri Kota Tinutuan untuk menghadiri malam penganugerahan Apresiasi Film Indonesia (AFI) 2016 pada 8 Oktober 2016 di Novotel Manado, Grand Kawanua International .

Sementara itu Ketua Harian AFI 2016 Fanny Legoh mengatakan bahwa para artis tersebut sudah mengkonfirmasikan kehadiran mereka pada panitia. Dibeber Fanny, sejumlah artis akan tiba sebelum hari H dan akan terlibat pada sejumlah kegiatan pra AFI, yakni mengunjungi sekolah – sekolah.
”  Iven AFI di Sulut juga akan menjadi asah untuk membangkitkan potensi perfilman Sulut. Potensi perfilman Manado sangat besar. Hal itu dibuktikan dengan banyaknya artis nasional berdarah Manado,”kata Legoh.

Untuk menggarap potensi tersebut, Legoh berencana membentuk badan perfilman daerah. Dengan badan ini potensi perfilman daerah akan tergarap maksimal, visinya adalah dari Manado ke Jakarta.  Kerena selama ini, warga Manado harus hijrah ke Jakarta untuk bisa berkiprah di dunia perfilman.
”Dengan adanya badan tersebut, maka warga Sulut yang berpotensi bisa sekolah akting di Manado. Legoh mengakui, badan itu masih merupakan usulan. “Nanti akan kita bicarakan dengan pak Gubernur,” ujar Legoh.

Sementara itu Wagub Sulut Steven Kandouw mengatakan, AFI bakal memberi dampak luar biasa bagi pariwisata Sulut.  Dampak jangka pendeknya, Manado akan jadi perhatian dan didatangi banyak orang. “Manado jadi pusat perhatian,” kata dia.

Jangka panjangnya, objek wisata Sulut bakal lebih dikenal. Kandouw menyatakan, banyak film akan syuting di Manado dengan digelarnya AFI di Sulut. Pasti spot – spot menarik Sulut akan menyebar ke seluruh dunia lewat film tersebut,” kata dia.

Kepala Dinas Pendidikan Nasional Provinsi Sulut    Gemmy Kawatu selaku Sekretaris Panitia Lokal AFI menyatakan bahwa pastinya pergelaran Apresiasi Film Indonesia (AFI) di Manado, akan memberi kejutan bagi masyarakat Sulawesi Utara. Baru pertama dalam sejarah, puluhan artis ibukota akan berkumpul di Bumi Nyiur Melambai ini. Masyarakat pun bisa bertemu langsung dengan sekitar 40 artis nasional.

Lanjut Kawatu, bahwa sudah ada rundown acara, yang disesuaikan dengan kebijakan panitia pusat, diana tanggal 7 Oktober nanti akan ada pawai sekitar 30 40 artis ibukota. Yang juga didampingi Nyong Noni Sulut dan artis lokal. Pawai ini akan dimulai di Jembatan Soekarno dan finish di Marina Plaza.
“Pawai akan memakan waktu 1,5 jam. Setelah itu para artis akan konferensi pers dengan para wartawan,” jelas Kawatu.

Selanjutnya pada 8 Oktober 2016 pagi pukul 09.00 Wita, para artis akan mengunjungi SMA N 1 Manado dan SMK N 1 Manado. Setelah dari situ, akan ada meet and greet di Mantos, sebagai pusat kegiatan outdoor AFI. “Masyarakat bisa bertemu langsung dengan para artis di Mantos. Sangat menarik, akan ada lorong waktu tentang film Indonesia. Di Mantos sampai siang,” tuturnya.

Lanjut Kawatu, setelah itu para artis kembali ke hotel untuk persiapan puncak acara. Malam puncak akan disiarkan langsung di Tv nasional, juga dari Malaysia dan Singapura. Akan dihadiri Mendiknas, Gubernur Sulut, Bupati dan Wali Kota se-Sulut dan Puan Maharani.

“Pada 9 Oktober pagi, para artis akan ke Bunaken hingga pukul 12 siang. Lalu diundang pak Wenny Lumentut ke Bukit Tetempangan. Lalu mereka belanja belanja dan jam 8 malam kembali ke Jakarta,” ungkapnya.

Diketahui artis yang akan datang yakni, Rima Melati, Nini Eklaron, Marimo Sadri, Fauzi Badila, Kinaryosih, Steven Wiliam, Ruth Sahanaya, Gio Idol, Mongol Stress dan masih banyak lagi artis yang lainnya.(Jr)